Beranda»Transportasi & Logistik»Menko perekonomian temukan kondisi pelabuhan di Lhokseumawe yang sepi

Menko perekonomian temukan kondisi pelabuhan di Lhokseumawe yang sepi

BISNIS ACEH
Minggu, 14 September 2025 19:46 WIB

[Foto : istimewa]">Foto : istimewaPelabuhan Krueng Geukuh

LHOKSEUMAWE - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Chairul Tanjung (CT) melakukan kunjungan lapangan ke Lhokseumawe Aceh hari ini. Dalam kunjungannya ke Lhokseumawe, CT sempat berkeliling ke fasilitas PT Arun NGL, ke Pelabuhan Lhokseumawe, dan pabrik Pupuk Iskandar Muda (PIM).

CT sempat membahas soal kondisi Pelabuhan Lhokseumawe yang sepi dari aktivitas pelabuhan. Penyebabnya karena di kawasan ini belum ada industri yang memanfaatkan fasilitas pelabuhan.

"Di Lhokseumawe ini juga ada pelabuhan, yang sudah lengkap fasilitasnya, tapi kapalnya nggak ada berlabuh, kapalnya nggak ada karena nggak ada industri di sini sehingga tidak ada yang diangkut," kata CT di Lhokseumawe, Aceh, Minggu (14/9/2025).

Menurutnya kondisi ini seperti lingkaran mana yang lebih dahulu antara telur dan ayam. Artinya pembangunan industri harus bersamaan dengan infrastrukturnya seperti pelabuhan.

"Makanya, ini semua kita bangun bersama, kawasan industrinya kita kembangkan, jadi satu kawasan di Arun, dengan selesainya regasifikasi di Arun," katanya.

Menurut CT pemerintah sudah menyiapkan lapangan Arun sebagai fasilitas regasifikasi atau regas dari LNG yang didatangkan dari Tangguh Papua. Setelah proses regasifikasinya tuntas, maka gasnya akan dialirkan melalui pipa gas Arun-Belawan. Produksi gas di Arun akan berakhir Oktober tahun ini.

"Dengan selesainya regas tersebut, industri akan datang, karena listrik tersedia karena pembangkitnya dapat pasokan dari gas arun, kebutuhan gas industri juga terpenuhi," katanya.

 

 

 

 

 

 

Sumber : detik



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close