LHOKSEUMAWE - Angin kencang yang melanda Lhokseumawe dan sekitarnya pada hari Minggu (14/9/2025) sore tumbangkan sebatang pohon cemara hingga sebabkan seorang tewas dan kritis.
Tumbangnya pohon cemara hingga telan korban jiwa tersebut terjadi di tempat wisata Pantai Rancong, Desa Batuphat Timur, Kecamatan Muara Satu, Lhokseumawe.
Korban tewas pada kejadian tersebut bernama Meli (30) warga Lhokseumawe, sedangkan korban satu lagi, Intan (19) warga Paloh Lada, Kecamatan Dewantara Aceh Utara, selaku karyawan cafe di lokasi kejadian kritis dan masih dirawat secara intensif di Rumah Sakit Umum Cut Mutia.
Berdasarkan informasi dihimpun, angin kencang yang melanda Lhokseumawe dan sekitarnya, sebabkan pohon cemara ukuran besar tumbang dan menghantam pondok yang di dalamnya banyak tamu. Robohan pohon tersebut langsung mengenai tubuh Meli dan Intan.
Pasca kejadian tersebut, suasana di lokasi wisata itu berubah panik, warga yang berkunjung ada yang mencoba menghindari lokasi yang ada pohon, ada pula yang berhamburan ke lokasi kejadian guna mencoba mengevakuasi kedua korban yang terjepit pohon. Saat berhasil diangkat, kondisi kedua korban masih bernyawa, sehingga langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Arun.
Kapolres Lhokseumawe AKBP Joko Surachmanto, melalui Kapolsek Muara Satu Iptu M Nasir, menjelaskan, untuk Meli harus menghembus nafas terakhir di Rumah Sakit PT Arun. "Saat kejadian dahan pohon menimpa pinggangnya. Sehingga tidak lama di rumah sakit, nyawanya pun tidak tertolong lagi," ulasnya.
Sedangkan untuk Intan, dahan pohon mengenai sejumlah badannya seperti kepala, kaki dan juga bagian bahu. "Kondisinya saat di bawa ke rumah sakit Arun, memang sudah kritis, sehingga setelah mendapatkan perawatan awal, korban pun dirujuk ke Rumah Sakit Umum Cut Mutia," ungkap Kapolsek.
Sumber : serambinews