Beranda»Agribisnis»Harga naik, produksi kopi Arabika Tanah Gayo justru diprediksi turun

Harga naik, produksi kopi Arabika Tanah Gayo justru diprediksi turun

BISNIS ACEH
Jum`at, 01 Maret 2013 20:03 WIB

[FOTO : ISTIMEWA]">FOTO : ISTIMEWAIlustrasi kopi

BANDA ACEH - Harga biji kopi di pasaran  dunia dilaporkan membaik menembus antara 5-6 dolar AS/kilogram, memasuki awal musim panen kopi arabika di dataran tinggi "Tanah Gayo" Provinsi Aceh.

"Alhamdulillah harga biji kopi hijau membaik di pasar ekspor yakni tembus antara lima sampai enam dolar AS/kilogram," kata Ketua Forum Kopi Aceh Mustafa Ali yang dihubungi dari Banda Aceh, Jumat.

Para petani kopi di dataran tinggi "Tanah Gayo" yakni Kabupaten Bener Meriah, Aceh Tengah dan Gayo Lues saat ini mulai memasuki musim awal panen dan itu diperkirakan berlangsung hingga Juni atau Agustus 2013.

Negara utama tujuan ekspor kopi Arabika "Tanah Gayo" itu antara lain Amerika Serikat. "Saat ini sedang proses pengapalan tujuan ekspor ke Amerika Serikat dan berakhir pada akhir Maret 2013," katanyanya.

Ia menjelaskan, ekspor produk kopi Arabika asal daerah berhawa sejuk di Provinsi Aceh itu melalui pelabuhan Belawan Medan, Provinsi Sumatera Utara.

Di pihak lain Mustafa Ali menjelaskan bahwa produksi kopi Arabika "Tanah Gayo" pada pada musim panen 2013 diperkirakan turun dibanding tahun-tahun sebelumnya sebagai dampak dari perubahan iklim.

"Kami perkirakan produksi kopi petani tahun ini akan turun sebagai dampak dari perubahan iklim juga mempengaruhi cuaca di wilayah Aceh," katanya.

Mustafa Ali menyebutkan,  petani kopi di dataran tinggi "Tanah Gayo" saat ini mencapai 90 ribu jiwa  dengan luas kebun berkisar 80 ribu hektare.

"Kami berharap harga kopi di pasaran dunia itu terus membaik sehingga masyarakat petani daerah kami bisa lebih sejahtera," katanya.

 

Sumber : Antara



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close