BANDA ACEH - Kabupaten Aceh Besar masih memiliki potensi untuk mengembangkan usaha sapi potong guna mengimbangi tingginya permintaan terhadap produk pangan itu di Provinsi Aceh.
"Daerah ini merupakan salah satu sentra produksi daging sapi potong di Aceh. Tapi potensi untuk lebih mengembangkan usaha tersebut masih besar," kata Kepala Dinas Peternakan Aceh Besar Ahmad Tarmizi di Banda Aceh, Senin.
Sepuluh tahun terakhir (2002-2011), kata dia, sektor peternakan Aceh Besar mengalami pertumbuhan sebesar 5,01 persen, terutama dipengaruhi laju peningkatan produksi daging 6,97 persen.
"Subsektor peternakan menjadi salah satu prioritas pembangunan ekonomi pertanian Aceh Besar dengan perannya terhadap pemantapan ketahanan pangan hewani dan pemberdayaan ekonomi masyarakat pedesaan," katanya.
Terkait pengembangan produksi ternak maka Aceh Besar sebagai salah satu wilayah "penyangga" ibu kota Provinsi Aceh, Kota Banda Aceh, memiliki beberapa wilayah pengembangan susai potensi sumber daya lokal, kata Ahmad Tarmizi.
Disebutkan, Aceh Besar memiliki kebun rumput dengan dengan luas areal sekitar 619 hektare tersebar di 18 kecamatan. Kebun rumput itu sebagian besar berada sepanjang bantaran Krueng Aceh.
Kemudian, Ahmad Tarmizi menjelaskan Aceh Besar juga didukung padang pengembalaan ternak yang cukup luas yakni sekitar 51,296 hektare di 14 kecamatan.
Ia juga menjelaskan, komoditas ternak yang diberdayakan masyarakat saat ini tersebar di 23 kecamatan di Aceh Besar.
Dirincikan, pupolasi ternak sapi potong di Aceh Besar saat ini mencapai 134.894 ekor, sapi perah 29 ekor, kerbau 40.693 ekor, kambing 172.320 ekor, dan domba mencapai sekitar 30.416 ekor.
Sumber : Antara