BANDA ACEH - Polisi menyita 319 Kilogram ganja kering yang hendak diselundupkan ke Sumatera Utara, dengan mobil pelat merah (dinas). Seorang tersangka berinisial AS (45), warga Kota Medan, ditangkap di Desa Agusen, Kecamatan Blangkejeren, Gayo Lues.
Kasat Narkoba Polres Gayo Lues, Iptu Agam Suprapto, menyatakan, penangkapan dilakukan pihaknya, Jumat (26/9/2025), di Jalan Blangkejeren-Kutacane kilometer 15 Desa Agusen.
Setelah mendapat informasi masyarakat, pihaknya membuntuti mobil Kijang Innova yang dikendarai pelaku. Karena merasa dibuntuti, pelaku tancap gas hingga terjadi kejar-kejaran antara polisi dan mobil pelaku sejauh beberapa meter. Setelah dilepaskan tembakan ke udara beberapa kali, mobil pelaku berhenti di sekitar jembatan.
“Tersangka langsung buka pintu, dan meloncat ke jurang, melarikan diri. Setelah kita sisir dapat satu orang insial AS. Satu lagi berhasil kabur,” kata Agam saat dihubungi dari Banda Aceh.
Dalam mobil Innova bernomor polisi BK 1708 ZR yang dicat merah layaknya mobil dinas pemerintah ini, terdapat 319 Kg ganja kering yang dipaketkan sebanyak 303 bal kemudian dimasukkan dalam 14 goni.
Ganja itu diduga diperolehnya dari pedalaman Desa Agusen dan hendak di pasarkan ke Medan. Pegunungan Gayo Lues yang subur kerap digunakan oknum warga untuk menenam ganja.
Agam menyebutkan tersangka sengaja menggunakan pelat merah di mobilnya untuk mengelabui petugas, seolah-olah mobil dinas pemerintah.
“Tetapi pelat ini palsu. Pelat aslinya bernomor 1997. Sekarang ada modus baru meloloskan ganja, ini kali kedua yang kita tangkap (dengan modus mobil dinas),” ujarnya.
Polisi masih terus mengembangkan kasus ini, disamping memburu seorang tersangka yang masih buron. Agam mengakui penyelundupan ganja dari Gayo Lues marak terjadi. Tiga hari lalu, pihaknya juga berhasil menyita 49 Kg ganja yang hendak dibawa ke Medan dengan mobil Toyota Avanza.
“Bulan lalu lebih banyak yang kami tangkap, keseluruhan ada 1,5 ton ganja yang berhasil disita sebagai barang bukti,” sebut Agam.
Untuk mendeteksi pelaku bisnis dan penyelundupan ganja di Gayo Lues, kata Agam, polisi kini menempatkan intelijen di berbagai lokasi dan bekerjasama dengan masyarakat. “Disamping terus kita tingkatkan patrol siang malam,” pungkasnya.
Sumber : okezone