Beranda»Berita Umum»Atasi gajah liar di Bireuen, BKSDA turunkan gajah terlatih

Atasi gajah liar di Bireuen, BKSDA turunkan gajah terlatih

BISNIS ACEH
Selasa, 19 Maret 2013 20:44 WIB

BIREUEN - Menanggapi keresahan warga perbatasan Kabupaten Bireuen dan Bener Meriah terhadap gangguan gajah liar, tim BKSDA segera turun dengan menyertakan empat ekor gajah terlatih. Ke empat ekor gajah ini diharapkan bisa menghalau kawanan gajah liar yang kerap berkeliaran di kebun, maupun pemukiman warga agar kembali ke habitatnya di dalam hutan.

Kepala bidang Pengaman dan Perlindungan Hutan Disbunhut Bireuen, Tarmizi mengatakan, pihak BKSDA provinsi sudah berkoordinasi dengan pihaknya untuk segera turun ke kawasan Desa Suka Tani Km 32 dan Desa Pante Peusangan Km 35, Kecamatan Juli, Kabupaten Bireuen.

"Tim BKSDA turut menurunkan empat ekor gajah terlatih guna mempercepat proses halau gajah liar ke habitatnya," kata Tarmizi, Selasa (19/3/2026).

Begitupun, sebelum dimulai penanganan pihak Disbunhut setempat turut menjalin kerjasama dengan aparatur di dua desa yang menjadi sasaran tim BKSDA. Di samping itu, kerjasama juga dilakukan dengan Muspika Kecamatan Juli, agar saat proses kerja berlangsung mendapat pengawalan dari berbagai pihak berkompeten.

"Kita juga sudah memastikan ketersediaan tempat inap sementara bagi tim BKSDA selama kegiatan berlangsung," terangnya lagi.

Penuturan aparatur Desa Pante Peusangan, Syamsudin, gangguan kawanan gajah liar ini masih terjadi di kebun warga. Tak hanya memakan hasil kebun, gajah-gajah itu kerap terlihat merusak tanaman warga yang susah-payah dipelihara selama ini. "Memang puluhan ekor gajah lain juga masih ada tetapi sekadar lewat. Begitupun, warga masih merasa was-was dan berharap tim BKSDA segera turun mengatasinya," kata dia. | kompas



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close