Beranda»Bisnis & Investasi»BEI pantau emiten yang tidak bagi deviden pada pemegang saham

BEI pantau emiten yang tidak bagi deviden pada pemegang saham

BISNIS ACEH
Jum`at, 01 Februari 2013 19:42 WIB

[FOTO : merdeka.com]">FOTO : merdeka.comBursa Efek Indonesia

JAKARTA - Otoritas Bursa Efek Indonesia (BEI) akan terus memantau para emiten yang tidak membagikan dividen perseroan kepada para investor. Pasalnya, ada beberapa emiten seperti PT Hero Supermarket Tbk (HERO) yang tidak memberikan dividen bagi pemegang sahamnya.

Menurut Direktur Penilaian Perusahaan BEI Hoesen, pihaknya akan terus meminta penjelasan kepada emiten-emiten yang tidak mau membagikan dividen.

"Kami akan terus monitor emiten yang tidak bagi dana dividen, apalagi kalau perusahaan tersebut mempunyai dana. Oleh karena itu, kami akan minta terus penjelasan mereka apakah perseroan tersebut mempunyai rencana lebih besar untuk ke depannya," ujarnya saat ditemui di Gedung BEI, Jakarta, Jumat (1/2).

Dia menambahkan, memang butuh waktu untuk mengembangkan usaha atau ekspansi bagi setiap perseroan. Namun, seharusnya perusahaan mempunyai dana lebih atau keuntungan dapat membagikan kepada investor. Selain itu, bursa telah melakukan pemetaan emiten-emiten yang bergabung dalam grup korporasi, dan akan selesai pada awal Maret 2013.

"Kami sudah lakukan pemetaan agar pengawasan lebih mudah, dan awal Maret akan selesai," tutupnya.

Sebelumnya, PT Hero Supermarket Tbk (HERO) belum berencana membagikan dividen ke depan. Perseroan tersebut menilai bahwa saat ini akan mengutamakan ekspansi dan pengembangan usaha.

Sebelumnya, perseroan tercatat tidak pernah membagikan dividen sejak 2010 lalu dengan alasan untuk memperkuat struktur permodalan agar dapat mendukung ekspansi yang berkelanjutan. Sementara, alasan perseroan tidak membagikan dividen pada 2011 dan 2012 karena ekspansi usaha yang berkelanjutan. Padahal perseroan mempunyai total gerai pada akhir 2010 mencapai 489 gerai, pada akhir 2011 533 gerai dan pada akhir 2012 sebanyak 605 gerai.

Saham HERO pada hingga penutupan hari ini tercatat melemah 100 poin menjadi Rp 5.100 per lembar saham. | merdeka



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Bisnis & Investasi

Close