Beranda»Agribisnis»Harga cabai di Banda Aceh makin 'pedas'

Harga cabai di Banda Aceh makin 'pedas'

BISNIS ACEH
Jum`at, 05 Juli 2013 18:48 WIB

BANDA ACEH - Harga cabai merah, rawit dan hijau di sejumlah pusat perdagangan trandisional di Kota Banda Aceh kini bergerak naik menjelang Ramadhan 1434 Hijriah.

Para pedagang di pasar tradisional Peunayong Kota Banda Aceh, menyebutkan kenaikkan harga cabai itu karena pasokan dari daerah sentra terbatas sejak dua hari lalu.

"Pasokan ke Banda Aceh dari daerah sentra termasuk dari Bener Meriah dan Aceh Tengah terbatas dikarenakan gempa melanda dua wilayah itu," kata Jailani, seorang pedagang sayur di Peunayong.

Harga cabai merah sebelumnya Rp36.000/kilogram kini naik menjadi Rp40.000/kilogram, cabai rawit dari Rp25.000 juga naik yakni Rp40.000/kilogram dan cabai hijau sebelumnya Rp20.000 kini naik jadi Rp30.000/kilogram.

Selain itu harga bawang impor juga mengalami kenaikan dari sebelumnya Rp14.000 kini menjadi Rp18.000/kilogram di Kota Banda Aceh.

"Kalau bawang merah lokal sulit, jika ada harganya dipastikan melambung tinggi dibanding bawang impor. Sedang harga bawang putih masih stabil," kata Amir, pedagang lainnya.

Minyak makan curah juga naik yakni Rp11.000 dari sebelumnya Rp10.000/kilogram, sementara harga telur ayam ras masih stabil Rp33.000/lemping (30 butir).

Sementara pedagang lainnya M Wahidi menyebutkan naiknya harga barang kebutuhan pokok masyarakat itu dikarenakan mulai tingginya permintaan menjelang Puasa Ramadhan 2013.

"Yang paling riskan saat ini adalah terbatasnya persediaan gula pasir di pedagang grosir. Karena harga tebus yang terus meningkat maka kami terpaksa menjual Rp14.000/kilogram," kata Wahidi. | antara/waspada.co.id



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Agribisnis

Close