BANDA ACEH - Sesosok mayat tanpa identitas ditemukan di selokan Kawasan Gunung Paro, Gampong Paro, Kecamatan Lhoong, Aceh Besar. Tak ditemukan tanda-tanda kekerasan di jasad pria paruh baya itu, diduga ia meninggal karena sakit.
"Mayat ini pertama sekali ditemukan seorang warga saat pergi ke kebun durian di Gunung Paro pagi tadi," kata Relawan Palang Merah Indonesia (PMI) cabang Aceh Besar, Safari kepada wartawan di RSUD Zainoel Abidin, Banda Aceh, Sabtu (7/6/2026).
Warga itu kaget saat melihat sesosok tubuh manusia tergelatak di selokan pinggir Jalan Nasional Banda Aceh-Meulaboh. Lokasi temuan mayat ini tergolong sepi karena jauh dari pemukiman warga.
Si penemu akhirnya melaporkan ke warga lain, kemudian dibantu polisi, mayat itu dibawa ke Puskesmas Lhoong. Dari Puskesmas, jenazah dibawa ke Kamar Mayat RSUD Zainoel Abidin dengan mobil ambulans PMI untuk divisum.
Berdasarkan penuturan warga, pria itu diduga mengalami gangguan jiwa karena dalam beberapa hari terakhir sering terlihat mondar-mandir dengan baju lusuh dan tubuh tak terawat di kawasan Lhoong.
Safari mengatakan, ciri mayat tersebut antara lain berkulit legam, tubuh kurus dengan tinggi sekira 170 senti meter. Kepala bagian depan tampak botak, pakaiannya lusuh. "Usia diperkirakan 40 tahun," ujarnya.
Seorang anggota Polsek Lhoong yang ikut mengantar jenazah ke RSUD Zainoel Abidin mengatakan, pihaknya masih menunggu hasil visum medis untuk tindakan selanjutnya. Polisi akan membantu melacak identitas mayat tersebut agar bisa diambil keluarganya.
Sumber : okezone