Beranda»Berita Umum»Warga Banda Aceh yang mengkonsumsi ikan di Krueng Doy khawatir

Warga Banda Aceh yang mengkonsumsi ikan di Krueng Doy khawatir

BISNIS ACEH
Rabu, 13 Agustus 2014 20:45 WIB

[Foto : AFP]">Foto : AFPIlustrasi ikan mati

BANDA ACEH - Setelah warga Kota Banda Aceh dihebohkan fenomena munculnya ribuan ikan di permukaan sungai Krueng Doy, Banda Aceh tadi malam, kini warga kembali dikejutkan matinya ikan-ikan tersebut. Ribuan ikan yang terapung di permukaan itu semuanya mati di sungai.

Informasi ikan mati dalam sungai itu cepat merebak pada warga yang tinggal di sekitar bantaran sungai tersebut. Hal ini karena ikan yang terapung sebelumnya sudah mereka konsumsi sehingga membuat mereka khawatir terjadi keracunan.

Seorang warga yang tinggal hanya selemparan batu dari sungai tersebut, Jamaliah mengatakan, dia mengaku tadi malam dan tadi pagi telah mengonsumsi ikan-ikan tersebut. Dia pun merasa khawatir saat ini dan sisa ikan yang belum di goreng tidak lagi berani dikonsumsi.

"Saya tidak berani lagi konsumsi ikan itu, makanya kami belah ikan itu dan buang perutnya dan kami jemur sekarang, meskipun demikian kami sepertinya tidak berani mengonsumsi lagi," kata Jamaliah, Rabu (13/8).

Katanya, ikan yang mati mengambang itu ditemukan di sungai dengan kondisi insangnya berdarah dan perutnya buncit. Namun ikan yang dia ambil semalam memang tidak memiliki ciri seperti itu. Atas dasar itulah warga sekitar beramai-ramai mengambil ikan tersebut lalu dibuang agar tidak dikonsumsi oleh warga lainnya yang tidak mengetahuinya.

"Jadi tadi kami bersama-sama membersihkan ikan-ikan yang mati tadi pagi biar tidak ada yang mengonsumsi lagi," terangnya.

Sampai sejauh ini, Jamaliah mengaku pihak pemerintah belum ada yang turun untuk memeriksa apa yang terjadi dengan kematian ribuan ikan di sungai itu. Ia berharap Pemerintah Kota Banda Aceh maupun Pemerintah Aceh untuk segera turun dan memeriksa sungai tersebut apa yang terjadi.

"Kita berharap pemerintah segera turun tangan untuk memeriksa apa yang terjadi, sehingga warga tidak khawatir," tutupnya.

 

 

 

 

 

 

Sumber : merdeka



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close