Beranda»Berita Umum»Warga Aceh yang selamat dari kapal karam 61 orang, meninggal 9 orang

Warga Aceh yang selamat dari kapal karam 61 orang, meninggal 9 orang

BISNIS ACEH
Kamis, 19 Juni 2014 15:39 WIB

Ilustrasi tim SARFoto : antaraIlustrasi tim SAR

BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh menyatakan bela sungkawa mendalam atas tenggelamnya kapal di Perairan Pulau Carey, Selangor Malaysia.

Dari 97 penumpang kapal itu, 61 orang di antaranya imigran asal Aceh. Sembilan korban tewas juga tercatat sebagai tenaga kerja dari Aceh.

“Kami turut berbela sungkawa sedalam-dalamnya atas musibah tersebut,” kata Gubernur Aceh Zaini Abdullah dalam siaran pers, Kamis (19/6/2025).

Pemerintah Aceh sudah mengirim dua utusan ke Selangor, yakni Bukhari dari Dinas Sosial dan Said Rasul dari Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA). Mereka akan melihat langsung korban selamat dan yang meninggal dunia. Jasad Sembilan korban meninggal kini masih di rumah sakit Malaysia.

“Siang ini mereka akan sampai (di Malaysia). Nanti kami musyawarah apakah jenazah korban dimakamkan di sina atau dibawa pulang ke Aceh,” kata Teuku Mansur Usman, tokoh masyarakat Aceh di Malaysia.

Menurutnya dari 97 penumpang kapal karam di Air Hitam, Kuala Langat tersebut, 61 di antaranya merupakan warga Aceh. “Selebihnya warga Medan, Bandung, Madura, Jakarta, dan Jawa Timur,” tuturnya.

Dari 61 warga Aceh yang selamat kini ditampung di dua lokasi terpisah; 30 orang di Markas Kepolisian Distrik Klang, Selangor. Sisanya di Kantor Imigrasi setempat. Identitas korban masih didata.

Pemerintah Aceh kini membuka posko pengaduan di Biro Humas Setda Aceh di Kantor Gubernur Aceh, untuk menampung semua informasi dari keluarga korban. Petugas posko bisa juga dihubungi melalui telepon 0813 2772 0271.

“Data dari keluarga korban akan diverifikasi ke rumah sakit dan tempat penampungan korban di Malaysia. Data yang dikirim bisa berupa foto diri korban baik yang meninggal, selamat maupun yang belum ditemukan. Foto kopi kartu keluarga, kartu tanda penduduk dan data diri lainnya,” ujar Murthalamuddin, Kepala Biro Humas Setda Aceh terpisah.

Gubernur Zaini Abdullah direncanakan akan menuju Malaysia untuk menjenguk korban. Segala biaya pemulangan korban akan ditanggung oleh Pemerintah Aceh. Pihaknya juga juga sudah menghubungi Duta Besar Indonesia di Malaysia, Herman Priyatno terkait hal ini.





Sumber : okezone



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close