BANDA ACEH - Seorang pemuda tewas mengenaskan terkena ledakan granat di Dusun Imum Kelet, Gampong Jeungki, Kecamatan Peurlak Timur, Kabupaten Aceh Timur. Enam warga lainnya termasuk dua balita yang berada di lokasi ledakan juga mengalami luka serius dan masih dirawat di rumah sakit.
Korban tewas bernama Yusrizal (21), warga setempat. Yusrizal mulanya menemukan sebuah tabung pelontar atau granat senapan saat membersihkan kebunnya di Gampong Jeungki, kemudian membawa pulang ke rumah.
Setelah beberapa hari disimpan, ia penasaran kemudian mencoba menghantam benda itu dengan kampak. Duar, pelontar itu meledak dan merenggut nyawanya.
"Yusrizal pada saat itu duduk di kursi sambil memukul-mukul benda itu dengan kampak ke semen," kata Kapolres Aceh Timur AKBP Muhajir, Sabtu (5/7/2025).
Menurutnya peristiwa itu terjadi, Jumat (4/7/2025) sekira pukul 20.30 WIB malam tadi. Ledakan granat terdengar keras dan sempat mengejutkan warga yang sedang melaksanakan ibadah salat tarawih.
Yusrizal tewas di lokasi kejadian dengan tubuh berlumur darah karena penuh luka. Sementara enam warga sekaligus anggota keluarganya yang sedang berada di tempat ledakan luka-luka terkena serpihan dan langsung dilarikan ke RSUD Idi, Aceh Timur.
Mereka adalah Razali (32), Nurfajriah (26), Laifa Alkhalis berusia dua tahun warga Alue Bu Tuha, Kecamatan Peurlak Barat, Aceh Timur. Dua lainnya Sakdiyah (60) dan Husni (16), Nidaul Aula berumur lima tahun warga Gampong Jeungki.
Muhajir mengatakan pihaknya langsung turun ke lokasi ledakan begitu mendapatkan informasi. Tim Penjinak Bahan Peledak (Jihandak) ikut dikerahkan untuk mengolah tempat kejadian perkara dan mengumpulkan barang bukti. Sejauh ini sudah dua saksi diperiksa polisi.
Sumber : okezone