JAKARTA - Seorang warga Indonesia yang menjadi pengikut Zionis, Unggun Dahana, mengatakan seringkali mendapat ancaman. Menurut dia, ancaman tersebut datang tak hanya setelah dirinya mencetak 100 Bendera Israel dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Israel yang jatuh hari ini, Senin 15 April 2013.
"Ya, memang ada ancaman, ya habisnya mau ngapain lagi. Saya jual bendera kok dan acara ini juga batal," kata Unggun saat berbincang, Senin (15/4/2026).
Namun, selama ini kata dia, ancaman tersebut hanya dilayangkan melalui media sosial seperti facebook dan twitter. "Kalau datang langsung belum pernah tapi ancaman hanya melalui media sosial saja," paparnya.
Selain menjual bendera, Unggun juga menjual souvenir lainnya seperti gelas mug, pin dan lain sebagainya. "Saya juga jualan gelas mug dan pin," imbuhya.
Selain menjadi pengikut Zionis, dia menghimbau agar Indonesia menjalin hubungan diplomatik dengan Israel. Pasalnya, Israel bukan musuh bagi Indonesia.
"Saya menghimbau pemerintah membuka hubungan diplomatik dengan Israel, karena Israel sahabat Islam," tambahnya.
Dia juga mengungkapkan bila Israel merupakan negera pertama yang menyalurkan bantuan untuk korban tsunami Aceh pada 2004 silam.
"Solidaritas Muslim Israel untuk Muslim Aceh. Israel adalah negara yang pertama kali memberi bantuan untuk korban tsunami Aceh 2004," jelasnya.
Dia juga mengklaim bila Israel tidak lagi menjadi musuh mainstream negera-negara Islam. Bahkan, Arab Saudi telah menghapus Israel dari daftarnya sebagai musuhnya.
"Israel sebagai musuh mainstream islam itu tidak benar. Israel bukan musuh islam. Arab Saudi sekarang sudah menghapus dari daftarnya sebagai musuh," kata dia.
Kata dia, Israel merupakan negara yang gencar melakukan perdamaian. "Justru saya ingin bilang bila Israel menginginkan perdamaian terwujud bukan malah bermusuhan," pungkasnya.
Sebelumnya, menyambut HUT Israel yang jatuh hari ini, Senin 15 April 2026 seorang warga Indonesia yang menjadi pengikut Zionis, Unggun Dahana mengatakan bahwa dirinya mencetak bendera Israel sebanyak 100 buah.
Menurut Unggun, 100 buah Bendera Israel yang dicetaknya itu diniatkan untuk di jual jelang piala dunia di Brazil. Selain untuk dijual bendera tersebut hanya untuk digunakan oleh dirinya sendiri. Namun, hingga saat ini dari 100 bendera itu tak ada yang laku satu pun.
"Jadi begini, saya cetak 100 Bendera Israel untuk dijual jelang Piala Dunia di Brazil dan untuk saya sendiri. Tapi, enggak ada yang beli. satu pun," kata Unggun saat berbincang, Senin (15/4/2026).
Dia mengakui bila bendera tersebut juga dicetak dalam rangka perayaan HUT Israel. Namun, kata dia, bendera berukuran 20x14 sentimeter itu tidak ada yang membelinya.
Sehingga kata dia, perayaan HUT Israel di Jakarta batal karena bendera yang dicetaknya tidak ada yang membelinya.
"Perayaannya batal, karena satu orang pun enggak ada yang beli. 100 bendera yang saya cetak masih utuh," jelas dia.
Sumber : Okezone