JAKARTA - Kapolri Jendral Sutarman pagi ini memberikan sambutan dalam acara 'Anev Pengamanan Pemilu Legislatif dan Kesiapan Pengamanan Pemilu Presiden 2014' di Mabes Polri, Jakarta Selatan. Hal ini dilakukan untuk mengevaluasi pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) kemarin serta persiapan melakukan pengamanan jelang Pemilihan Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang.
"Secara keseluruhan Pileg kemarin telah berjalan tertib dan aman. Dan kita sekarang akan menjelang tahapan-tahapan Pilpres. Bahwa transisi demokrasi di Indonesia harus berjalan dengan baik. Tentu ini tanggung jawab kita. Sehingga kita mampu melakukan tahap-tahapan pemilu," kata Sutarman saat memberikan pengarahan kepada seluruh Kapolda seluruh Indonesia, Rabu (4/6).
Lebih lanjut, Sutarman menyesalkan atas kejadian kekerasan di daerah Aceh yang dinilainya kurang optimal dalam melakukan pengamanan. Oleh karena itu, dia juga meminta kepada seluruh jajaran Polda di seluruh Indonesia untuk tetap menjaga nama baik institusi Polri.
"Catatan kita terjadi kekerasan di Aceh. Tetapi yang kita mengejutkan salah satu yang melakukannya anggota kita. Sehingga kondisi seperti ini kita harus benar-benar mengawasi dan menggerakkan anggota kita sampai bawah. Jangan sampai anggota-anggota kita melakukan kekerasan dan dimanfaatkan orang-orang sehingga sampai 3 orang tewas," tandasnya.
"Kita harus tau persis kesulitan anak-anak kita, sehingga tidak berakibatkan institusi kita," imbuh jenderal bintang empat ini.
Sumber : merdeka