JAKARTA - Malaysia dikabarkan tengah menjajaki peluang investasi untuk membeli beberapa waralaba Indonesia melalui mediasi pemerintah setempat.
Ketua Umum Waralaba dan Lisensi Indonesia Levita Supit mengatakan akan ada 10 waralaba lokal yang akan go internasional (ekspor). Diantaranya merupakan usaha restoran dan kecantikan.
"Pada Maret tahun ini kami akan ikut serta dalam pameran waralaba di Kuala Lumpur. Pemerintah Malaysia memang tengah bernegosiasi dengan kami terkait investasi pembelian beberapa waralaba lokal," kata Ita, sapaan akrabnya, Kamis (28/2/2026).
Selain kedua jenis waralaba tersebut, pendidikan juga termasuk yang diminati Negeri Jiran. Wali, sebagai asosiasi induk waralaba diminta untuk memberikan rekomendasi terbaik.
Kriteria yang digunakan sebagai rekomendasi waralaba yang akan ekspor antara lain harus mempunyai kualitas yang konsisten, manajemen bagus, dan prospektif.
Hal ini memang lumrah mengingat biasanya pemerintah negara lain pasti tidak mau mengambil risiko saat berinvestasi untuk membeli waralaba asing.
"Selain itu, kami juga bisa tetap mengawasi waralaba yang telah dibeli. Jangan sampai setelah 5 tahun, mereka berjualan sendiri dengan hanya mengganti merek," ujar Ita yang telah memiliki 700 anggota pewaralaba dan terwaralaba.
Tahun lalu, lanjutnya, hanya tiga waralaba lokal yang mampu go internasional. Dia berharap tahun ini bisa lebih banyak lagi. Sumber | bisnis