Beranda»Keuangan & Perbankan»Iuran OJK paksa bank agar lebih efisien

Iuran OJK paksa bank agar lebih efisien

BISNIS ACEH
Senin, 26 November 2025 14:50 WIB

IlustrasiFOTO : ISTIMEWAIlustrasi

JAKARTA - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) telah menyebutkan kisaran rasio iuran yang akan dibebankan kepada industri keuangan utamanya perbankan sebesar 0,03 persen hingga 0,06 persen berdasarkan besaran asset masing-masing bank.

Kepala Ekonom Bank Negara Indonesia (BNI) Ryan Kiryanto melihat, besaran iuran tersebut diyakini bakal mendorong industri perbankan semakin efisien.

"Secara industri relatif tidak keberatan, dengan adanya iuran ini perbankan suka tidak suka harus makin efisien," kata Ryan di Hotel Borobudur, Senin (26/11).

Dia menuturkan, perbankan juga kemungkinan bakal mempertimbangkan membebankan iuran tersebut kepada nasabah. "Kalau bank membebankan kepada nasabah, maka nasabah yang paham akan memindahkan dananya ke bank lain. Karena nasabah relatif lebih sensitif terhadap pricing," jelasnya.

Dengan demikian, bank harus lebih efisien mengelola usahanya. "Semua harus efisien," tutupnya.

 

Sumber : Merdeka



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Keuangan & Perbankan

Close