JAKARTA - Uni Emirat Arab menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di Indonesia khususnya sektor pariwisata. Setelah melakukan pendekatan ke pemerintah Prancis dan Rusia, kini giliran Uni Emirat Arab yang dikunjungi Mari Pangestu.
Calon Dirjen World Trade Organization (WTO) dari Indonesia ini menemui Menteri Perdagangan Luar Negeri Sheikha Lubna Bint Khalid Al Qasimi.
"Damac [salah satu perusahaan dari UEA], tertarik untuk mengembangkan sejumlah resort di berbagai daerah di Indonesia," kata Mari dalam keterangan pers yang diterima hari ini, Selasa (26/2/2026).
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif ini bersama Sheikha Lubna memiliki keyakinan yang sama bahwa sektor perdagangan khususnya multilateral berperan penting untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi khususnya untuk pemulihan perekonomian global.
Mari berpendapat harus terjadi kemajuan dalam negosiasi perdagangan multilateral, syaratnya materi negosiasi harus relevan dengan pelaku bisnis di negara sasaran.
Dalam pertemuan ini juga dibahas mengenai peran keduanya melalui the International Council on Women’s Business Leadership (ICWBL) yang dipimpin oleh mantan Menteri Luar Negeri Amerika SerikatHilary Clinton. Pentingnya perbedaan, termasuk peran perempuan dalam memimpin organisasi internasional juga menjadi topik pembahasan.
Setelah menyampaikan visi dan misinya pada General Council di Jenewa beberapa waktu lalu, Mari semakin gencar melakukan pendekatan dengan perwakilan WTO dari sejumlah negara. Diantaranya Washington DC, Beijing, Brussels, Warsawa, Paris, dan Moskow. Sumber | bisnis