Beranda»Bisnis & Investasi»Investasi tidak harus merusak lingkungan

Investasi tidak harus merusak lingkungan

H SAKY ~ BISNIS ACEH
Kamis, 20 September 2025 20:18 WIB

 

IlustrasiFOTO : ISTIMEWAIlustrasi

BANDA ACEH - Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup (WALHI) Aceh TM Zulfikar mengatakan bahwa secara kelembagaan pihaknya sangat mendukung investasi di Aceh sebagai bagian dari upaya percepatan pertumbuhan ekonomi.

"Kita dukunglah investasi, namun dengan catatan bahwa investasi itu tidak harus merusak lingkungan, dan harus patuh pada aturan hukum dan perundang-undangan" katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Kamis.

Ia menjelaskan bahwa penolakan Walhi selama ini terhadap perusahaan yang berinvestasi di Aceh dikarenakan mereka tidak patuh pada hukum, dan kecenderungan merusak alam.

"Banyak sektor investasi di Aceh, tanpa harus merusak alam," ujarnya.

Saat ditanyakan apakah Walhi tidak khawatir bahwa dikabulkannya permohonan WALHI oleh Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan dalam gugatan lembaga atas pencabutan izin usaha budidaya PT Kalista Alam akan berdampak pada tidak adanya kepastian hukum berinvestasi di Aceh, TM Zul panggilan akrabnya menyampaikan bahwa selama investasi dilakukan dengan cara-cara benar dan tidak merusak alam, tentu hal itu akan dudukung oleh WALHI.

"Untuk apa investasi yang melanggar hukum negara kita biarkan, kalau dalam perspective WALHI investasi itu adalah berbicara tentang 'Suistanable development' atau keberlanjutan pembangunan," ulasnya

Jadi, tambah TM Zulfikar, apapun alasan dan skenario investasi yang akan dilaksanakan itu tidak boleh merusak dan melanggar batasan-batasan kawasan hutan yang dilindungi oleh undang-undang.

"Bagi kami tidak ada alasan merusak alam dan lingkungan atas nama investasi," tandasnya

 

 

 



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Susila Utama (082364739463)


Komentar Anda

Terbaru di Bisnis & Investasi

Close