Beranda»Bisnis & Investasi»Genjot investasi, Aceh aktif jaga hubungan dengan negara lain

Genjot investasi, Aceh aktif jaga hubungan dengan negara lain

BISNIS ACEH
Kamis, 04 September 2025 18:01 WIB

[Foto : istimewa]">Foto : istimewaIlustrasi

BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh tengah aktif menjaga hubungan baik dengan negara-negara investor dan calon investor seperti Malaysia dan Selandia Baru.

Gubernur Aceh Zaini Abdullah menuturkan, saat ini Pemprov Aceh juga gencar melakukan promosi Aceh sebagai tujuan investasi mancanegara, terutama untuk sektor yang mampu menggenjot pengembangan sumber daya manusia.

Zaini mencontohkan Malaysia yang banyak memberikan dukugan untuk rehabilitasi dan rekonstruksi Aceh pasca tsunami.

"Sejak 3 tahun belakangan, banyak pula investor Malaysia yang berinvestasi di Aceh, khususnya di sektor transportasi. Tak hanya jalur udara, tapi saat ini sudah ada jalur laut juga. Ini penting bagi pengusaha Aceh untuk meningkatkan hubungan ekspor dan impor, dan mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh," ucap Zaini, Kamis (4/9/2025).

Adapun, pada Rabu (3/9/2025), Pemprov Aceh didatangi oleh perwakilan pemerintah Malaysia dan Selandia Baru. Malaysia diwakili oleh Menteri Datuk Seri Jamil, sementara Selandia Baru diwakili oleh Duta Besar David Taylor.

Selain investasi, menjaga hubungan baik dengan negara lain juga perlu dilakukan, karena banyak negara yang berperan penting membantu pemulihan Aceh.

"Sebagai contoh, bantuan dari pemerintah Selandia Baru pada tahun lalu bagi pembangunan 20 ruang kuliah Universitas Muhammadiyah Rp20,3 miliar," tambahnya.

Selain itu, pada Minggu (7/9/2025) Pemprov Aceh juga akan mengirimkan perwakilan yakni Asisten III Setda Aceh Muzakkar A. Gani. Nantinya, perwakilan akan mempresentasikan potensi ivestasi di Aceh kepada calon investor.

Berdasarkan data Badan Investasi dan Promosi Aceh, sepanjang semester I/2014, total PMDN mencapai Rp2,61 triliun untuk 40 proyek, sementara PMA US$15,28 juta dengan total 37 proyek.

Adapun, total target investasi Aceh hingga akhir tahun ini Rp5,4 triliun dengan target konsentrasi daerah tujuan Aceh Besar Rp1,2 triliun, Banda Aceh Rp1,16 triliun, dan Aceh Utara Rp568,81 miliar.

Pemprov Aceh menargetkan pertumbuhan ekonomi pada tahun ini 6,7% dengan laju inflasi terjaga 4,4%.

 

 

 

 

 

 

 

Sumber : bisnis



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close