JAKARTA - Kementerian Pertanian (Kementan) akan merevisi target produksi padi tahun ini. Plt Dirjen Tanaman Pangan Kementan, Haryono mengatakan target semula 76 juta ton, kini 71 juta ton.
"Misalnya target produksi padi 76 juta ton, awalnya kesepakatan. Setelah rakor di bukit tinggi itu 73 juta ton. Kenapa revisi ke 73 juta ton karena rasional grafik naik. Kini kita revisi lagi 71 juta ton," ujar Haryono di Kementan, Selasa (8/7/2025).
Haryono mengatakan, alasan mengapa target awal produksi padi 76 juta ton karena adanya laporan konsumsi beras mencapai 136 per kapita per tahun. Padahal kenyataanya tidak sampai seperti itu. Dampaknya target produksi tidak sesuai angka ramalan padi.
"Saya jelaskan nggak ada grafik naik terus tanpa ada dinamika. Bisa berhenti sebentar, nanti kejar lagi. Itu sangat mungkin. Angka ramalan BPS, produksi padi hanya 69,87 juta ton," katanya.
Menurut Haryono dengan target produksi pihaknya yang mematok 71 juta ton. Itu akan tercapai. Sebab akan ada angka sementara dan angka tetap. "Ini angka ramalan 69,87 juta ton, kalau 71 juta ton kita harap mendekati," katanya.
Sumber : inilah