BANDA ACEH - Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian Provinsi Aceh T Iskandar menyatakan perlu ketersediaan infrastruktur yang memadai untuk meningkatkan indeks tanam padi di kawasan setempat.
"Salah satu langkah untuk meningkatkan IP Aceh adalah dengan membangun irigasi yang memadai di seluruh sentra produksi padi di provinsi itu," katanya di Banda Aceh, Senin.
Disebutkannya, indek tanam di Aceh masih sangat rendah yakni hanya 1,1 sedangkan daerah lainnya rata-rata 2.
"Artinya, Pemerintah Aceh dan kabupaten/kota dapat menyiapkan infrastruktur yang memadai seperti sarana irigasi untuk memaksimalkan setiap musim tanam di Aceh," katanya.
Ia juga mengatakan peningkatan IP tersebut juga dapat dilakukan dengan membangun waduk yang mampu menampung air dalam kapasitas besar disetiap kabupaten/kota di provinsi berpenduduk sekitar lima juta jiwa itu.
"Waduk besar yang dibangun di setiap kabupaten/kota akan mampu menampung air saat musim hujan dan didistribusikan hingga keseluruh kawasan pertanian yang ada di setiap daerah," katanya.
Pihaknya optimistis dengan peningkatan infrastruktur dan penggunaan varietas unggul serta meningkatnya pemahaman petani dalam menambah produksi akan mampu mencapai indeks tanam lebih dari dua.
"Jika infrastruktur mendukung, varietas unggul digunakan dan pemupukan yang baik akan mampu meningkatkan indeks tanam dan kesejahteraan petani di masa mendatang," katanya.
Ia meyakini target pencapaian produksi sebesar dua ton pada tahun 2013 akan tercapai seiring meningkatnya jumlah musim tanam dan dukungan sarana pendukung.
Sumber : Antara