Beranda»Agribisnis»Harga ikan di Lhokseumawe melambung

Harga ikan di Lhokseumawe melambung

BISNIS ACEH
Sabtu, 18 Januari 2014 20:08 WIB

ilustrasiilustrasi

LHOKSEUMAWE - Kondisi angin kencang yang terjadi dalam dua pekan terakhir di wilayah perairan sekitar Kota Lhokseumawe, Provinsi Aceh, membuat harga ikan segar melonjak tinggi dari sebelumnya. Hal itu disebabkan nelayan setempat sulit melaut karena beresiko tinggi.

Seperti diungkapkan oleh salah seorang pedagang ikan di Kota Lhokseumawe Syamaun, Sabtu, bahwa lonjakan harga ikan segar umumnya terjadi sampai 50 persen dari harga sebelumnya, karena pasokan ikan dari nelayan sangat minim akibat tidak bisa melaut.

Lebih lanjut ungkapnya, semua jenis ikan segar melonjak harganya, seperti teri dari sebelumnya dijual oleh pedagang Rp15.000/Kg, melonjak menjadi Rp20.000/Kg, tongkol dari Rp17.000 menjadi Rp25.000/Kg, dan cumi-cumi biasanya Rp25.000 menjadi Rp40.000/Kg.

“Kenaikan harga ikan segar sudah terjadi dalam dua pekan terakhir, karena minimnya pasokan dari nelayan. Sementara pasokan dari luar daerah juga sangat kurang selama ini,” ungkap Syamaun.

Akibat minimnya pasokan ikan segar dalam dua pekan terakhir, juga berimbas pada daya beli masyarakat. “Banyak pembeli yang mengeluh dengan mahalnya harga ikan,” ucap pedagang ikan segar itu lagi.

Sementara itu, di sepanjang bibir Pantai Pusong yang biasanya ramai dengan aktivitas nelayan, juga tampak sepi. Umumnya nelayan tidak melaut dan lebih memilih memperbaiki jaring yang rusak, baik nelayan yang mengunakan boat ataupun nelayan pukat darat.

Seperti ungkap salah seorang nelayan setempat Rahman bahwa sulit untuk melaut pada saat ini karena angin terlalu kencang serta beresiko tinggi terhadap keselamatan. | antaraaceh.com



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close