Beranda»Agribisnis»Digenangi air, dapur garam di Aceh Utara berhenti produksi

Digenangi air, dapur garam di Aceh Utara berhenti produksi

BISNIS ACEH
Kamis, 29 November 2025 11:24 WIB

[FOTO : kompas.com]">FOTO : kompas.comIlustrasi petani garam

LHOKSEUMAWE - Sejumlah pemilik dapur garam di Desa Lancok, Kecamatan Syamtalira Bayu, Kabupaten Aceh Utara, tidak berproduksi karena lokasi pembuatan digenangi air dari hujan yang terus menerus dalam beberapa hari terakhir.

"Hujan terus menerus mengguyur dapur garam, sehingga produksi terpaksa dihentikan sementara waktu," ungkap salah seorang pemilik dapur garam, Abdullah kepada MedanBisnis, Rabu (28/11).

Dipastikan, produksi garam dari Lancok turun drastis dalam beberapa minggu ke depan. "Soalnya kalau sudah musim hujan seperti sekarang tidak bisa produksi, bisa jadi dalam beberapa minggu ke depan di Lancok tidak ada pembuatan garam. Mudah-mudahan di sela-sela musim hujan ada panas, sehingga bisa produksi kendati tidak maksimal," katanya.

Selama ini, produksi garam dari Lancok dipasok untuk memenuhi kebutuhan lokal. "Kebutuhan garam untuk lokal saja terkadang tidak tercukupi, makanya hasil usaha kami hanya dipasarkan di tingkat lokal yakni untuk masyarakat Aceh Utara dan Lhokseumawe," ujar Abdullah.

Pengrajin garam di Aceh Utara tidak begitu banyak, karena masih banyak kendala yang dihadapi yakni obat harus dipasok dari luar Aceh. "Padahal jika obat bisa diproduksi di Aceh, kemungkinan besar produksi akan banyak," pungkasnya.

 

Sumber : Medanbisnis



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Agribisnis

Close