Beranda»Agribisnis»Bireuen mengalami bencana kekeringan

Bireuen mengalami bencana kekeringan

BISNIS ACEH
Jum`at, 01 Agustus 2014 16:36 WIB

[Foto : istimewa]">Foto : istimewaSawah kering

BIREUEN - Ratusan hektar sawah di sejumlah kecamatan di Bireuen kini mengalami kekerigan. Kondisi itu disebabkan belum turunnya hujan dan keringnya beberapa waduk penampungan air di kabupaten setempat.

“Untuk memasok air ke sawah kami terpaksa menggali sumur, namun sumber air dari sumur tidak memadai,” kata Hamdan, petani di Peudada.

Dikatakannya, kekeringan yang terjadi di kecamatannya sudah terjadi setiap tahun sejak puluhan tahun lalu. Namun hingga kini masih kurang respons pemerintah, terutama pihak dinas pertanian.

“Kami menilai dinas pertanian Bireuen kurang peduli terhadap petani yang masih bergantung pada air hujan,” kata Hamdan, Kamis (31/7).

Sementara itu, satu unit pompa air berkapasitas 10 kilowatt bantuan Pemerintah Aceh yang dibangun sekitar tahun 2006 lalu di Desa Juli Meunasah Teungoh, hingga kini tidak berfungsi. Bahkan mesin pompa dan pipa sudah berkarat, serta bangunan penampung air kini juga tidak bisa digunakan lagi.

“Mesin pompa itu dibangun saat Gubernur Aceh dijabat oleh Azwar Abu Bakar, tapi sejak dibangun hingga kini mesin pompa tersebut tidak bisa dimanfaatkan petani, karena air tidak bisa mengalir ke ratusan hektar sawah tadah hujan di Kemukiman Juli Barat, selain itu jarak sawah dengan mesin pompa tersebut mencapai 2.500 meter,” kata H Mustafa Umar, Keujruen Blang Kecamatan Juli kemarin.

Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan Bireuen, Alie Basyah yang dikonfirmasi mengatakan, kekeringan yang melanda Bireuen saat ini merupakan bencana alam yang belum bisa ditanggulangi.

“Ini adalah bencana alam, jangankan sawah, debit air sungai pun mulai berkurang,” kata Alie Basyah.

Ia mengharapkan kepada petani untuk bersabar, karena sampai saat ini belum ada solusi untuk mengairi air kesawah yang mengalami kekeringan tersebut.

“Jika pun kita bangun pompanisasi dan sumur bor, hasilnya juga kurang memadai,” pungkas Alie Basyah.

 

 

 

 

Sumber : serambinews



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close