BANDA ACEH - Mulia Safri alias Min (25) warga Gampong Ulee Pulo Dewantara, Aceh Utara, dilaporkan tenggelam di Pantai Lampuuk, Kecamatan Lhoknga, Aceh Besar, Selasa (29/07/2025) siang, sekitar pukul 13.00 WIB.
Informasi itu pertama kali diperoleh dari anggota Satuan Tugas Komunikasi (Satgaskom) RAPI Kota Banda Aceh, Muhammad Ikhlas (JZ01 AMK) yang berada di lokasi kejadian.
"Kejadiannya itu terjadi saat korban sedang mandi-mandi bersama ayah, ibu dan anggota keluarganya yang lain," kata Muhammad Ikhlas yang dihubungi tadi malam.
Detik-detik korban akan terseret arus, ungkap Muhammad Ikhlas yang mengaku mendapat keterangan dari keluarga korban, sempat meminta bantuan dengan melambai-lambaikan tangan ke arah sepupunya.
"Mungkin mereka mengira iseng, karena tempat korban mandi terlihat seperti dangkal. Tapi, tidak lama setelah itu korban langsung menghilang terseret arus," ujar Muhammad Ikhlas.
Pada waktu itulah seluruh keluarga korban mulai tersentak melihat kenyataan itu. Pencarian awal pun kata Muhammad Ikhlas sempat dilakukan oleh pihak keluarga sebelum dilaporkan ke Polsek Lhoknga.
"Setelah itu baru dilakukan pencarian intensif dengan melibatkan Polisi, TNI, SAR serta anggota RAPI Aceh Besar, Banda Aceh, dan Aceh," ujarnya
Anggota Satgaskom RAPI Banda Aceh itu menyebutkan pada saat Mulia tenggelam, korban mengenakan baju abu-abu dan celana pendek warna yang sama.
"Korban bersama anggota keluarganya ke Lampuuk, khusus untuk berlibur. Sejauh ini korban belum ditemukan dan pencarian telah dihentikan pukul 18.00 WIB dan akan kembali dilanjutkan besok, Rabu 30 Juli. Tapi, keluarga korban masih tetap berjaga-jaga di lokasi," ungkap Muhammad Ikhlas.
Sumber : serambinews