BANDA ACEH – Wisatawan asal Medan yang berlibur di Sabang dengan keluarganya disebut-sebut terlibat cekcok dengan warga lokal di kawasan Teupin Layeun, Iboih, Kecamatan Sukakarya, Sabtu (2/8/2025) sore. Sempat berkembang isu, wisatawan asal Medan membacok penduduk lokal bernama Ibrahim alias Bram hingga memicu reaksi dari warga lainnya.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber di Sabang menyebutkan, sekitar pukul 16.30 WIB, Sabtu (2/8/2025), seorang anak bernama Resya pergi mandi ke sumur milik ayahnya, Jafar di lokasi wisata Iboih. Sang anak melepaskan anting-antingnya di kamar mandi.
Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang perempuan bernama Nurpita (wisatawan asal Medan) menanyakan kamar mandi kepada seorang warga bernama Ibrahim alias Bram yang mengelola kamar mandi milik Jafar. Ibrahim memberitahukan kamar mandi ada di Masjid Teupin Layeun, namun Nurpita tidak ke masjid melainkan menggunakan kamar mandi milik Jafar.
Tak lama kemudian, Resya mengaku kehilangan anting-anting sehingga Ibrahim menanyakan secara sopan kepada Nurpita. Diduga Nurpita tak terima karena menganggap pertanyaan itu bernuansa tuduhan.
Suami Nurpita yang mengetahui hal itu juga tidak terima sehingga sempat cekcok dan memukul Ibrahim namun cepat diamankan oleh aparat kepolisian yang bertugas di Teupin Layeun. Selanjutnya Ibrahim pulang ke rumah dan melihat di kaca pelipis matanya berdarah. Ibrahim pun mengejar rombongan Nurpita dan dihadang di Jurong Lamnibong, masih di kawasan Gampong Iboih.
Menurut informasi, di sini Ibrahim sempat dipukul secara keroyokan bahkan suami Nurpita disebut-sebut sempat mengambil parang ingin membacok Ibrahim, tetapi Ibrahim mengelak. Perkelahian tersebut berhasil dilerai oleh warga setempat.
Di kalangan masyarakat berkembang isu bahwa Ibrahim mengalami luka bacok serius. Makanya masyarakat beramai-ramai menuju Mapolres Sabang, tempat Nurpita dan suaminya diamankan polisi. Suasana sempat tegang sebelum akhirnya pihak kepolisian mengatakan masalah itu sudah diselesaikan dan Ibrahim tak ada masalah.
Belum didapat konfirmasi dari Kapolres Sabang menyangkut tindak lanjut penanganan kasus tersebut maupun sikap dari masing-masing pihak yang terlibat cekcok.
Sumber : serambinews