Beranda»Agribisnis»Aceh termasuk 10 provinsi sentra produksi kerapu

Aceh termasuk 10 provinsi sentra produksi kerapu

BISNIS ACEH
Senin, 26 Mei 2014 04:55 WIB

[Foto : istimewa]">Foto : istimewaIlustrasi budidaya ikan

JAKARTA - Budidaya laut atau mariculture saat ini menjadi usaha yang mempunyai prospek cerah dan peluang sangat besar.

Pasalnya, lahan potensial untuk mengembangkan sektor tersebut masih luas. Namun sayang dengan potensi yang ada, pemanfaatanya masih minim dan belum optimal.

“Luas indikatif potensi lahan pengembangan budidaya laut nasional sebesar 8,36 juta hektar (ha), sampai tahun 2011 baru dimanfaatkan untuk usaha mariculture sekitar 169.292 ha atau 3,69%," kata Slamet Soebjakto Direktur Jenderal Perikanan Budidaya Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dalam siaran pernya.

Selain rumput laut, berbagai jenis ikan konsumsi nilai jual tinggi bisa dikembangkan dalam mariculture. Diantaranya ikan Kerapu, Bawal bintang, Kakap putih dan Kakap merah merupakan komoditi ekspor yang banyak diminati pasar luar negeri. 

Prospek pengembangan budidaya laut khususnya pada area off shore mempunyai peluang besar sebagai alternatif usaha yang prospektif bagi masa depan perikanan budidaya.

“Strategi budidaya laut kedepan melalui pengembangan budidaya laut lepas pantai atau Offshore Farm Fish berbasis pola pengembangan kawasan melalui pola kemitraan,” jelas Slamet.

KKP melalui Ditjen Perikanan Budidaya telah melakukan upaya strategis dalam mempercepat pengembangan kawasan budidaya laut.

Jenis ikan konsumsi yang mempunyai nilai jual tinggi. Seperti ikan Kerapu, Bawal Bintang dan Kakap Putih menjadi pilihan untuk dibudidayakan.

Pertimbangannya, jenis ikan tersebut merupakan komoditi ekspor yang banyak diminati pasar dalam negeri maupun pasar luar negeri.

Untuk pengembangan ikan Kerapu, KKP telah menetapkan 10 propinsi untuk dijadikan model percontohan  atau demfarm budidaya laut. Wilayah ini memang merupakan sentra produksi ikan kerapu.

“Provinsi penghasil utama ikan Kerapu yaitu Provinsi  Sumatera Utara, Provinsi Kepulauan Riau, Provinsi Aceh, Provinsi Lampung, Provinsi Sulawesi Tenggara,  Provinsi Jawa Timur, Provinsi Papua Barat,  Provinsi NTB, Provinsi Maluku Utara dan Provinsi Maluku," sebut Slamet.

 

Sumber : kontan



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Agribisnis

Close