Beranda»Agribisnis»150 ribu ha lahan tidur di Aceh, potensial untuk budidaya kakao

150 ribu ha lahan tidur di Aceh, potensial untuk budidaya kakao

BISNIS ACEH
Minggu, 14 Oktober 2012 10:54 WIB

[FOTO : ISTIMEWA]">FOTO : ISTIMEWAIlustrasi

BANDA ACEH - Ketua Forum Kakao Aceh, Hasanuddin Darjo, menyatakan, sekitar 150 ribu hektare lahan tidur di provinsi itu berpotensi untuk pembudidayaan tanaman kakao.

"Lahan tersebut merupakan lahan tidur yang belum dimanfaatkan secara maksimal oleh masyarakat untuk budidaya tanaman kakao," katanya di Banda Aceh, Sabtu.

Menurut dia, pemanfaatan secara maksimal lahan tidur tersebut sebagai lahan kakao akan mampu mendongkrak pertumbuhan ekonomi masyarakat dan daerah di masa mendatang.

"Kakao merupakan salah satu komoditas unggulan Aceh yang harganya juga cukup menjanjikan di pasar dunia," katanya.

Ia mengatakan, permintaan akan biji kakao kering di pasar internasional setiap tahun terus mengalami peningkatan, dan hal tersebut harus dibarengi dengan peningkatan luas tanam dan produksi.

"Aceh memiliki areal yang cukup luas untuk pengembangan kakao di masa mendatang," katanya.

Provinsi Aceh memiliki lahan kakao produktif sekitar 70 ribu hektare, dengan rata-rata produksi 400-500 kilogram/hektare. Lahan kakao tersebut tersebar di delapan daerah sentra produksi di antaranya Pidie, Pidie Jaya, Bireuen, Aceh Utara, Aceh Timur dan Aceh Tenggara.

"Ada sebelas kabupaten di Aceh yang sangat berpotensi untuk pengembangan dan budidaya tanaman kakao," katanya.

Kakao asal provinsi berpenduduk sekitar 4,6 juta jiwa itu selama ini diekspor ke kawasan Eropa dan Amerika Serikat.

 

Sumber : Antara



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close