Beranda»Berita Umum»Pemko Banda Aceh gelar Festival Gelayang Tunang

Pemko Banda Aceh gelar Festival Gelayang Tunang

BISNIS ACEH
Minggu, 11 Mei 2014 21:23 WIB

IlustrasiFoto : kompasIlustrasi

BANDA ACEH - Sebanyak 300 peserta Se-Kota Banda Aceh ikuti permainan rakyat Festival Gelayang Tunang yang dipusatkan di Gampong Ilie, Ulee Kareng dalam rangka HUT Pemkot yang ke-809, Minggu.

“Kegiatan ini merupakan hiburan bagi masyarakat Aceh dikala usai melaksanan panen padi di sawah, dan juga sebagai ajang silaturrahim sesama warga,” kata Pelaksana Harian Wali Kota Banda Aceh Illiza Sa’aduddin Djamal saat pembukaan.

Ia menjelaskan, permainan rakyat tersebut merupakan agenda rutin yang dilaksanakan setiap tahun. Di antara 300 ratus gelayang yang ikut, panitia memilih tiga gelayang yang terbaik untuk diberikan hadiah.

Illiza mengajak masyarakat agar memanfaatkan kegiatan tersebut sebagai ajang memperkuat persaudaraan. Ia melarang terjadi perjudian atau taruhan saat pelaksaan Festival Gelayang berlangsung.

“Kegiatan seperti ini juga menjadi ikon wisata Kota Banda Aceh untuk menarik minat para pengunjung yang datang ke tempat kita,” imbuh Illiza.

Sementara itu ketua panitia Festival Gelayang Tunang Aulia R Dahlan yang juga camat Ulee Kareng menyebutkan jumlat hadiah untuk pemenang sebesar 15 juta rupiah.

Juara pertama mendapatkan uang tunai 4 juta rupiah, juara II 3 Juta rupiah, dan juara III sebanyak 2,5 juta rupiah. Sementara juara haparan I mendapatkan uang tunai 2 juta rupiah, harapan II 1,5 juta rupiah dan harapan III mendapatkankan 1 juta rupiah.

“Masyarakat setiap tahun sangat antusias mengkuti kegiatan seperti ini, mulai dari yang mudah hingga orang tua masih menyukai tanpa kenal usia,” katanya.

Adapun yang menjadi pemenang pada festival tersebut yaitu gelayang Aneuk Drien milik Micos Handayani Putra, disusul juara II gelayang Jaloe milik Heri, dan juara III dimenangi gelayang milik bang Nek.

Micos mengakui ini kemenangannya yang ke sepuluh kali. Sementara usia gelayang miliknya itu sudah memasuki 15 tahu, hampir setiap festival ia memperoleh juara pertama.

“Saya berharap tidak hanya tingkat Kota Banda Aceh saja dibuat festival seperti ini, tapi tingkat provinsi juga membuatnya dengan lebih meriah lagi,” tutup Micos.


Sumber : Antara



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close