JAKARTA - Innalillahi wa innailaihi raji’un. Pelaku sejarah Aceh, AK Yacobi meninggal, Selasa (2/9) tadi malam sekitar pukul 21.30 WIB di salah satu rumah sakit swasta di Depok, Jakarta, dalam usia 87 tahun.
Jenazah almarhum akan dikebumikan hari ini di Taman Pemakaman Umum Pondok Kelapa Jakarta Timur.
Tokoh masyarakat Gayo Lues di Jakarta, Abdul Karim Kemladerna, sebelumnya sempat mengbarkan tentang kondisi kritis almarhum dan harus dirawat intensif di sebuah rumah sakit di Depok.
Anggota DPR RI terpilih dari Aceh yang juga tokoh masyarakat Gayo Lues, H Irmawan SSos yang sedang mengikuti program di Lemhannas, mengabarkan berita duka tersebut melalui jejaring sosial.
“Kita kehilangan seorang tokoh yang konsisten memperjuangkan kepentingan rakyat Aceh,” kata Irmawan.
AK Yakobi, penulis buku Aceh Daerah Modal dan salah seorang saksi sejarah atas kehadiran Presiden Soekarno ke Aceh pada 16 Juni 1948. “Ketika itu saya prajurit, saya ikut mengawal rombongan Presiden di Banda Aceh,” kenang AK Yacobi dalam sebah pernyataannya beberapa waktu silam.
Teman dekat Bustanil Arifin ini sempat memimpin Surat Kabar Pelita yang terbit di Jakarta. “Almarhum salah seorang penggagas dibangunnya tugu Radio Rimba Raya,” kata Burhan Alpin, tokoh muda Aceh Temggara yang juga Sekjen KP3-ALA, organisasi yang memperjungkan berdirinya Provinsi Aceh Leuser Antara.
Sumber : serambinews