Beranda»Berita Umum»400 siswa SD di Banda Aceh simulasi penyelamatan gempa bumi dan kebakaran

400 siswa SD di Banda Aceh simulasi penyelamatan gempa bumi dan kebakaran

UTAMA ~ BISNIS ACEH
Minggu, 03 Maret 2013 18:51 WIB

Siswa SD di latih cara memadamkan apiFOTO : ist/bisnisaceh.comSiswa SD di latih cara memadamkan api

BANDA ACEH - Upaya Tsunami and Disaster Mitigation Research Center (TDMRC) Unsyiah didukung oleh Program Sosial Bank Indonesia (PSBI) melakukan pengarusutamaan kesiapsiagaan bencana melalui latihan penyelamatan diri penanggulangan bencana gempa bumi dan kebakaran, di tiga Sekolah, yaitu SDN 6, 70 dan 17 Banda Aceh, sebagai antisipasi untuk warga sekolah dalam menghadapi bencana gempa bumi & kebakaran yang sewaktu - waktu bisa terjadi.

Mukhlis A.Hamid Kepala Divisi Advokasi Pendidikan Pelatihan mengungkapkan simulasi diharapkan warga sekolah dapat menguji coba prosedur tetap/ Standart Operational Prosedur (SOP) yang telah disepakati bersama, sehingga dapat diidentifikasi informasi yang masih harus disesuaikan dalam prosedur tetap tersebut.

Simulasi sebagai rangkaian program Sekolah Siaga Bencana bagian dari proses membangun kesiapsiagaan bencana dipusatkan pada penguatan kapasitas manajemen sekolah, guru, dan murid, dampak yang cukup positif terhadap penumbuhan kesadaran, pengetahuan, dan perubahan kebijakan di sekolah dalam mengurangi risiko bencana.

Simulasi diikuti 400 Siswa, dan 50 guru sekolah dasar, Pada simulasi akhir dilaksanakan pada senin, 4 Maret di Sekolah Dasar Negeri (SDN) 17, Peulanggahan, Banda Aceh. Turut hadir Wakil Walikota Banda Aceh, Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA), Dinas Pendidikan Aceh, Disdikpora, BPBD Kota Banda Aceh serta Camat Kutaraja dan masyarakat setempat menyaksikan langsung praktek terbaik kesiapsiagaan siswa menanggulangi bencana di SDN 2 Banda Aceh.

M.Dirhamsyah Direktur TDMRC Unsyiah menambahkan pendidikan kesiapsiagaan bencana harus terus digulirkan kepada masyarakat, terutama warga sekolah yang tinggal di daerah rawan. Secanggih apapun teknologi pendeteksi bencana tidak akan bermanfaat tanpa kesiapsiagaan tersebut.  Hal ini terbukti saat Gempa Bumi yang melanda Aceh, 11 April 2026 kekuatan 8,5 SR disusul 8,1 SR berpusat di Samudra Hindia membuat masyarakat panik dan menuju tempat yang lebih tinggi. Berbagai jenis bencana alam di Aceh masih berpotensi terjadi, terutama gempa bumi dan Tsunami.



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close