BANDA ACEH - Direktur Pengembangan Usaha dan Investasi Badan Pengusahaan Kawasan Sabang (BPKS), Agussalim mengatakan bahwa pabrik solar sel yang akan didirikan oleh PT Edu Mirae Energi Co.Ltd di ujung barat Indonesia ini akan menyerapap lebih dari 100 tenaga kerja.
"Sesuai dengan pendaftaran penanaman modal yang mereka ajukan ke BPKS, tahap awal Pabrik Solar sel akan 100 tenaga kerja dari berbagai disipilin ilmu," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Senin.
Ia menjelaskan, salah satu kesepakatan dalam kontrak antara BPKS dengan perusahaan asal Korea Selatan tersebut, adalah perusahaan tersebut wajib mempekerjakan tenaga kerja lokal sesuai dengan kebutuhan dan kompetensi yang ada.
"Persyaratan mempekerjakan tenaga kerja lokal juga merupakan satu klausul kerjasama dalam kontrak, namun jika mereka membutuhkan tenaga kerja luar dan tidak dimiliki oleh Aceh, mereka boleh merekrut tenaga ahli sesuai kebutuhan investasi," ujarnya.
Menurutnya, investasi perusahaan asal Korea ini menjadi momen penting bagi pertumbuhan ekonomi di Sabang dan juga di Aceh nantinya.
"Kalau kita lihat nilai investasinya memang tidak besar, tapi bukan itu yang menjadi ukuran, yang terpenting adalah kehadiran mereka akan merangsan investor lain untuk melirik kawasan Sabang sebagai destinasi investasi mereka di kawasan barat Indonesia," tukasnya.
Ia menambakan, selain itu juga, proyek ini merupakan proyek jangka panjang, artinya nilai investasi yang ditanamkan kemungkinan bisa bertambah, tergantung situasi perekonomian dan keberhasilan proyek ini.
"Investasinya kan bisa ditambah nanti, kalau tahap pertama berhasil dan produksinya bagus," tandasnya.