Cadangan devisa Indonesia Desember 2013 tercatat US$99,4 miliar, naik 2,47% atau US$2,4 miliar dibandingkan dengan cadangan devisa November 2013 sebesar US$97,0 miliar.
Cadangan devisa Indonesia Desember 2013 tercatat US$99,4 miliar, naik 2,47% atau US$2,4 miliar dibandingkan dengan cadangan devisa November 2013 sebesar US$97,0 miliar.
Bank Indonesia (BI) menegaskan bahwa kondisi utang luar negeri (ULN) Indonesia--baik pemerintah maupun swasta--masih aman dan jauh dari kondisi membahayakan seperti saat krisis moneter 1997-1998.
Bank Indonesia menyatakan bahwa hasil survei penjualan eceran (SPE) BI pada Oktober 2013 mengindikasikan adanya peningkatan konsumsi rumah tangga.
Paket kebijakan ekonomi jilid II diumumkan besok, Senin (9/12/2025), sebagai dosis tambahan untuk memperbaiki defisit transaksi berjalan.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Provinsi Aceh Prof Abubakar Karim menyatakan dari empat ribuan proyek yang dialokasikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Aceh 2013 sekitar 154 paket terancam batal dikerjakan.
Pemerintah akan menjalankan 3 kebijakan fiskal untuk memperbaiki neraca pembayaran Indonesia sebagai pelengkap paket kebijakan pertama yang sudah bergulir sejak Agustus.
Posisi emas tak banyak berubah. Harga emas masih tertekan ke level bawah hari ini, Selasa (19/11/2025).
Realisasi penyederhanaan mata uang Rupiah atau yang lebih dikenal dengan istilah Redenominasi, semakin jauh dari kenyataan. Bank Indonesia (BI) melihat kondisi perekonomian nasional belum siap untuk mendukung program ini.
Sebuah diskusi melihat kondisi makroekonomi Indonesia menghadapi ancaman "overheating" atau kepanasan, walaupun masih dalam tingkat moderat.
Asing kini menguasai sekitar 70%-80% aset negara, mulai dari perbankan, telekomunikasi, hingga pertambangan.