Beranda»Bisnis & Investasi»Inflasi China picu bursa Eropa negatif

Inflasi China picu bursa Eropa negatif

BISNIS ACEH
Kamis, 09 Mei 2013 20:41 WIB

ilustrasiFOTO : istilustrasi

LONDON - Kekhawatiran terhadap pengurangan stimulus moneter setelah inflasi China sesuai harapan telah memicu bursa saham Eropa bergerak lambat pada perdagangan Kamis (9/5/2026).

Indeks FTSE lebih rendah 0,008% ke 6.581,67, indeks CAC melemah 0,8% ke 3.924,80 dan indeks DAX lebih rendah 0,03% ke 8.238,55. Indeks saham unggulan di bursa Eropa tergelincir 0,2% ke 303,15.

Saham BG Group PLC naik 1,7% setelah broker menaikkan target harganya. Saham Eurasian natural Resources Corp kehilangan 1,6% setelah menguat dengan kenaikan laba kuartal pertama tahun ini.

Data inflasi bulan April naik 2,4% melebihi ekspektasi sebelumnya. Sementara kurs EUR/USD lebih tinggi 0,03% 1,3155, kurs USD/JPY turun 0,2% ke 98,72, kurs EUR/JPY turun 0,2% ke 129,87.

Bursa saham Asia juga bergerak mixed. Meskipun bursa Jepang dan Korsel tetap menguat tajam. Indeks Kospi naik 1,1%, indeks Nikkei lebih tinggi 0,05%, indeks Hang Seng turun 0,2%, indeks ASX naik 0,3% dan indeks Shanghai naik 0,6%. Penguatan idneks Kospi mendapat dukungan dari Bank of Korea.

Indeks ASX melemah setelah mencapai level tertinggi. Sementara indeks Shanghai melemah setelah inflasi China lebih cepat dari yang diperkirakan. | inilah.com



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Bisnis & Investasi

Close