Beranda»Berita Umum»Xenia tabrak 5 perampok di Medan, 2 pelaku tewas

Xenia tabrak 5 perampok di Medan, 2 pelaku tewas

BISNIS ACEH
Jum`at, 04 Januari 2013 00:57 WIB

IlustrasiFOTO : ISTIMEWAIlustrasi

MEDAN - Lima orang yang diduga anggota geng motor mencoba merampok mobil Xenia di Jalan Juanda Medan. Sialnya, mereka justru yang ditabrak. Dua orang pelaku tewas, sisanya luka-luka.

Pelaku yang tewas diidentifikasi sebagai Ronal Sitepu (18) dan Jhoni Gultom (28), keduanya warga Jalan Karya Medan. Sedangkan yang terluka diketahui bernama Josua Purba dan Dapot Hutauruk.

Informasi yang dihimpun merdeka.com, Kamis (3/12), peristiwa itu bermula ketika Daihatsu Xenia silver BK 1143 KW melintas di Jalan Juanda, Medan, sekitar pukul 02.30 WIB. Kendaraan itu dikemudikan Zainal Lubis (22). Dia berkendara bersama adiknya dan 2 teman si adik.

Tepat di bundaran sekitar Hotel Pardede, mereka dipepet dan dihentikan lima orang yang menaiki dua unit sepeda motor. "Satu kendaraan Jupiter MX merah tarik tiga, 1 sepeda motor matic bonceng dua," kata Zainal.

Warga Jalan Erlangga Medan ini mengaku terpaksa berhenti karena pelaku menghunus dan mengacungkan parang panjang dan bergerigi ke arahnya.

"Saya takut, turun darah, namanya diancam, saya berhenti. Mereka menyuruh kami keluar dari mobil," jelasnya

Setelah Zainal bersama 3 penumpang lain keluar dari mobil, seorang pelaku mencoba menstater mobil. Namun ternyata mobil itu belum dimatikan, sehingga sudara dinamo starternya berlaga dengan suara mesin.

"Mobil ini suaranya halus, sementara di dalam musiknya hidup keras, jadi mungkin pelaku nggak tahu mobil masih hidup. Mendengar suara starter berlaga, mereka teriak, 'gak bisa hidup, gak bisa hidup'. Waktu itulah kami teriak, 'rampok, rampok'," tutur Zainal.

Teriakan Zainal Cs mengejutkan warga. Dua satpam yang berjaga di sekitar kawasan itu mendekat dengan berlari. Kelima pelaku diduga ketakutan, sehingga kembali menaiki sepeda motor dan melarikan diri.

Zainal dan adiknya tak tinggal diam. Mereka kembali naik ke mobil dan melakukan pengejaran. Kelima pelaku didapati di Jalan Sudirman Medan.

Menurut Zainal, kedua sepeda motor itu tiba-tiba balik arah. Seorang pelaku mencoba melemparkan parang panjangnya. Zainal mencoba mengelak. "Satu kereta (sepeda motor) kena senggol, satu kena tabrak," jelasnya.

Kedua sepeda motor tanpa pelat nomor polisi itu terpelanting. Lima penumpangnya terkapar. Namun seorang di antaranya berhasil menyalakan sepeda motor matic dan melarikan diri.

Warga dan polisi kemudian mengevakuasi keempat pelaku ke RS Bhayangkara Polda Sumut, atau lebih dikenal RS Brimob, Jalan KH Wahid Hasyim, Medan. Namun, dua pelaku tidak berhasil diselamatkan.

"Yang tewas dua yang luka dua. Mereka terkapar di depan Hotel Polonia, kami bawa ke RS ini pukul 3.00 WIB. Penyebab kematian tanya dokter saja," kata Kapolsekta Medan Baru Kompol Calvin Simanjuntak.

Dia memaparkan, kasus ini masih didalami. Mereka masih memburu seorang pelaku berinisial H yang melarikan diri. "Kasus ini masih dikembangkan, mungkin ada kelompok yang lain. Di Polsekta Medan Baru memang ada beberapa LP perampokan seperti ini. Kami belum tahu di polsek-polsek lain," jelasnya.

 

Sumber : Merdeka



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close