Beranda»Berita Umum»Warga perbatasan ancam kibarkan bendera Malaysia

Warga perbatasan ancam kibarkan bendera Malaysia

BISNIS ACEH
Sabtu, 23 Februari 2013 22:59 WIB

ilustrasiFOTO : Istilustrasi

SANGGAU - Merasa kurang diperhatikan, Kepala Dusun Pool Desa Suruh Tembawang Kecamatan Sekayam Kabupaten Sanggau, Andreas Anang mengancam akan mengibarkan bendera Malaysia.

Ancaman tersebut, kini sudah sempat terekspos disalah satu satu Radio swasta. Tentunya, ancaman dari Kadus tersebut patut mendapat perhatian pemerintah, baik daerah maupun pusat.

Terkait ancaman tersebut, Kepala Desa Suruh Tembawang, Imran ketika dikonfirmasi Harian BERKAT, Jumat (22/2) via selular menyampaikan bahwa dirinya sudah mendengar rekaman bernuansa ancaman dari Kepala Dusun Pool, Andreas Anang disalah satu radio swasta.

Namun, Ia menegaskan bahwa ancaman tersebut tidak benar dan hanya bentuk ketidakpuasan oknum, bukan atasnama dusun apalagi desa.

“Ini hanya oknum saja, lagi pula rekaman itu sudah lama. Tapi yang saya sangat sayangkan kenapa wartawannya tidak konfirmasi ke saya, seharusnya tanya saya sebagai Kepala Desa,”ujar Kades.

Imran juga menyampaikan, bahwa dirinya akan melakukan pembinaan khusus kepada Kades yang mengeluarkan ancaman tersebut. Disingung sejauhmana pembinaan yang dilakukan Kades terhadap para Kadusnya, Imran menjelaskan bahwa dirinya secara rutin dan kontinyu melakukan pembinaan kepada kadus, aparat RT/RW dan warga.

“Meskipun satu tahun hanya sekali atau dua kali, soal pembinaan tidak ada masalah. Untuk Kadus Pool saya akan lakukan pembinaan khusus, saya juga minta dia mengoreksi diri, ” ujarnya.

Sebelumnyam juga beredar rumor bahwa salah satu Kepala Dusun yang berada di Desa yang sama, yaitu Kepala Dusun Senutul juga melontarkan nada ancaman untuk mengibarkan bendera Malaysia.
Namun, informasi tersebut dibantah Kades Suruh Tembawang.
“Bukan Kadus Senutul, tapi Kadus Pool, rekamannya sudah saya dengar disalah satu radio swasta,”ungkapnya.

Sempat pula beredar rumor, ancaman tersebut dipicu oleh kurangnya perhatian pemerintah terhadap pembangunan di Dusun tersebut.
“Mungkin juga persoalan PNPM yang tidak diperoleh tahun ini, tapi saya maklumlah,” jelas Imran lagi.

Menanggapi hal tersebut Bupati Sanggau, Ir. H. Setiman H Sudin mengaku sudah mendapatkan informasi tersebut. Namun, Ia sudah meminta Camat setempat mengecek kebenaran informasi tersebut.

“Sudah saya minta Camatnya untuk mengecek kebenaran informasi itu. Sampai sekarang saya belum terima laporan,” katanya.

Setiman juga menjelaskan bahwa di Desa Suruh Tembawang merupakan desa yang menjadi fokus pembangunan Pemerintah baik pusat maupun daerah. Untuk infrastruktur jalan, sudah semakin baik, selain itu, PLTMH juga sudah ada, termasuk jalan usaha tani, yang sedang dibangun saat ini dan sudah diusulkan ke Menteri Telekomunikasi adalah membangun jaringan telekomunikasi selular.

“Sudah kita sampaikan ke Menteri telekomunikasi, tinggal menunggu realisasinya, “ pungkas Setiman. | inilah



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close