Beranda»Berita Umum»Tolak pembantaian pendukung Mursi, Wakil Presiden Mesir mundur

Tolak pembantaian pendukung Mursi, Wakil Presiden Mesir mundur

BISNIS ACEH
Kamis, 15 Agustus 2013 00:06 WIB

ilustrasiFOTO : AFPilustrasi

MESIR - Wakil Presiden Mesir Muhammad al-Baradei hari ini berhenti dari jabatannya. Dia menyatakan menolak kekejaman militer terhadap para pendukung Muhammad Mursi.

"Saya tidak bisa bertanggung jawab atas keputusan tidak saya setujui," kata Baradei seperti dilansir stasiun televisi Al Arabiya, Rabu (14/8). "Ada banyak cara damai buat menyelesaikan krisis di negara ini."

Keputusan Baradei ini keluar di tengah serbuan gencar pasukan keamanan terhadap para penyokong Ikhwanul Muslimin. Kelompok itu mengklaim serbuan militer di alun-alun Rabiah al-Adawiyah dan Nahda, Ibu Kota Kairo, menewaskan lebih dari 600 dan mencederai lima ribu lainnya.

Bentrokan menyebar ke seantero negara Sungai Nil itu. Presiden sementara Adli Mansur sudah menetapkan keadaan darurat sebulan di seantero Mesir. Dia memerintahkan tentara membantu polisi menjaga ketertiban dan melindungi fasilitas milik pemerintah.

Para pengunjuk rasa menuntut Mursi dibebaskan. Mereka juga mengecam kudeta militer melengserkan Mursi awal bulan lalu. Padahal, presiden sipil pertama terpilih lewat pemilu langsung ini baru menjabat setahun.

Mursi ditahan untuk kepentingan penyelidikan. Dia dituding terlibat pembunuhan dan penangkapan lawan-lawan politiknya. Dia juga dituduh menjalin kontak dengan Hamas.

Panglima angkatan bersenjata Jenderal Abdil Fatah al-Sisi beralasan Mursi tidak becus mengatasi krisis politik dan ekonomi melanda negara itu sejak rezim Husni Mubarak tumbang Februari 2011. | merdeka.com



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close