BANDA ACEH - Satu keluarga terdiri dari pasangan suami-istri (pasutri) dan dua anaknya, korban kebakaran di Jalan Keusyik Yahya, Gampong Lampaseh, Kecamatan Meuraxa, Kota Banda Aceh, Aceh, dikuburkan di satu liang. Para korban dimakamkan di kampung halaman mereka di Gampong Jantho Baru, Kabupaten Aceh Besar.
Keempat korban yakni pasangan suami istri Rozi Muhibban (36) dan Tri Handayani alias Nanda (30), serta dua anak Zahra (6) dan Ulfa (sebelum tertulis Fahrur) yang berusia satu tahun.
Seorang tokoh masyarakat Lampaseh Aceh, Arif, mengatakan, keempat korban dimakamkan di Jantho Baru sesuai permintaan ahli waris.
“Kami sudah meminta dikebumikan di kampung sini, tapi pihak keluarga meminta untuk dimakamkan di Jantho kampung halaman istrinya,” ujarnya kepada wartawan, Selasa (26/8/2025).
Menurut Arif, warga sekitar sangat berduka atas musibah yang menimpa keluarga Rozi. Mereka sudah tinggal dan berjualan di Lampaseh Aceh lebih dari 10 tahun.
Pada Senin malam atau sebelum kebakaran, Arif sempat bertemu Rozi untuk membeli rokok di ruko korban. Saat itu keduanya sempat mengobrol dan sama sekali tak ada firasat kalau ayah dua anak itu bakal menghadap Sang Khalik dengan tragis.
Peristiwa kebakaran ruko yang menewaskan satu keluarga itu, kata Arif, perlu menjadi pelajaran bagi semua pihak. Tempat tinggal perlu dilengkapi dengan pintu alternatif sebagai jalan keluar jika terjadi bencana seperti kebakaran.
Arif berjanji akan bermusyawarah dengan warga desa untuk menyosialisasikan ke setiap rumah agar membuat pintu alternatif sebagai jalur menyelamatkan diri saat kebakaran atau gempa bumi.
Sumber : okezone