Beranda»Berita Umum»Nawala, bocah Aceh yang hafal AlQuran dari mendengar CD Murotal

Nawala, bocah Aceh yang hafal AlQuran dari mendengar CD Murotal

BISNIS ACEH
Selasa, 08 Juli 2014 15:50 WIB

Nawala dan ayahnyaFoto : detikNawala dan ayahnya

JAKARTA - Di atas panggung Hafiz Quran, seorang bocah berbaju muslim hijau berlari kecil dengan senyum mengembang di bibirnya. Ia tertawa dan sesekali mengeluarkan celetukan kecil khas anak­anak. Tingkahnya mengundang tawa para penonton yang hadir di Teater Tanah Airku, Taman Mini Indonesia Indah.

Bocah itu bernama Nawala Aji Pratama, usianya baru 6 tahun namun sudah hafal Juz 30. Bukan hanya itu, di balik kekurangannya menderita penglihatan rendah (low vision), Nawala tetap percaya diri tampil di hadapan puluhan penonton dan dewan juri.

Nawala adalah salah satu finalis acara Hafiz Quran yang ditayangkan Trans 7. Nawala menjadi istimewa karena kekurangannya yang justru menjadi kelebihan tersendiri. Low vision yang diderita karena turunan ini justru menjadi penyemangat dia untuk bisa menjadi seorang hafidz atau penghapal Alquran.

Muslim (32), ayah Nawala yang juga menderita low vision mengatakan awalnya dia dan istri tidak menyadari bakat Nawala ini. Di rumahnya di Desa Neuheun, Aceh Besar, Nawala tak berbeda dengan anak-anak seusianya yang gemar menonton film anak-anak Upin-Ipin. Nawala memiliki dua keping CD, satu film Upin-Ipin dan satu lagi CD murotal Alquran juz 30 dari seorang hafidz asal luar negeri bernama Muhammad Thaha.

Dua keping CD itulah yang selalu ditonton Nawala berulang-ulang. Hingga akhirnya Nawala hafal seluruh ayat yang ada di dalam CD tersebut.

"Saat dia sedang nonton Muhammad Thaha, saya tanya, 'Adek mau bisa ngaji seperti dia?' Terus dia langsung kasih jawaban yang bikin saya kaget. Katanya sudah bisa dan hafal," kata Muslim menceritakan dialognya dengan Nawala.

Muslim kemudian meminta Nawala membacakan ayat-ayat dalam CD tersebut. Subhanallah, Nawala sudah hapal dari surat An-Naas hingga Al-Ma'un.

Sejak saat itu, Muslim menyadari bakat anak tersayangnya menghapal Alquran. Hal tersebut sangat disyukuri oleh kedua orangtua Nawala, mengingat keterbatasan fisik yang dimiliki bocah yang lahir pada 5 Desember 2008 ini.

Muslim mengatakan keinginan Nawala menghapal justru datang dari dirinya sendiri, bukan dari kedua orangtuanya atau pihak lain.

"Kalau ditanya keinginan, malahan kami nggak tahu. Nawala sendiri yang tiba-tiba hafal. Kita tinggal meneruskan saja," kata Muslim sambil menggendong Nawala yang memainkan pistol air usai acara Hafidz Quran di TMII, Jakarta, Senin (7/7/2025).

Nawala yang merupakan anak tunggal ini mulai mendengar ayat-ayat melalui CD sejak usia 4 tahun. Salah satu metode yang digunakan adalah sistem setor hafalan. Setiap selesai salat Zuhur, biasanya Muslim meminta Nawala untuk mengulang hafalan surat.

Muslim sendiri bukan seorang hafiz. Dia sangat terharu saat mengetahui anaknya bisa menghafal juz 30 dan masih akan terus bertambah hingga bisa menghafal seluruh ayat dalam Alquran.

"Saya bukan hafiz, saya merasa kalau melihat Nawala seperti melihat saya kecil. Jadi ketika saya mengajarkan dia, ini seperti belajar untuk saya sendiri," ungkap Muslim.









Sumber : detik



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close