BANDA ACEH - Provinsi Aceh memperoleh dana untuk Program Keluarga Harapan (PKH) senilai Rp76,5 miliar yang diperuntukkan 85.289 rumah tangga sangat miskin (RTSM) di wilayah itu.
Bantuan PKH dari Kementerian Sosial itu diserahkan Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Sayed Fuad Zakaria dan diterima Asisten III Sekda Aceh Muzakkar di Banda Aceh, hari ini.
Selain itu, tim Komisi VIII DPR juga menyerahkan bantuan antara lain untuk rehabilitasi masjid, dan gereja di provinsi tersebut senilai Rp315 juta. Selanjutnya, Komisi VIII DPR menyerahkan bantuan pemerintah untuk program asistensi sosial orang dengan kecacatan berat di Aceh senilai Rp1,3 miliar.
Sebelum penyerahan bantuan Kementerian Sosial, Komisi VIII DPR RI menerima berbagai laporan dari Pemerintah Aceh diantaranya dari Kanwil Kemenag, Badan Penanggulangan Bencana Aceh dan Dinas Sosial setempat.
Kabag TU Kanwil Kemenag Aceh Habib Badaruddin mengharapkan pemerintah pusat dapat mengabulkan permintaan penambahan kuota calon jamaah haji Aceh khususnya pada musim haji 2013.
"Animo masyarakat muslim Aceh menunaikan ibadah haji ke Tanah Suci cukup tinggi, namun sulit terpenuhi karena terbatasnya kuota. Kami berharap jika ada daerah yang kuotanya tidak bisa terpenuhi dapat dialihkan ke Aceh," katanya.
Saat ini, kata Habib, sebanyak 56.677 orang penduduk Aceh masuk dalam daftar tunggu untuk mendapatkan kesempatan menunaikan rukun Islam yang kelima di Tanah Suci Makkah.
"Artinya, masyarakat Aceh butuh waktu sekitar 15 tahun lagi untuk memperoleh kesempatan berhaji ke Makkah berdasarkan hitungan jumlah kuota/tahun dengan total daftar tunggu," katanya.
Dijelaskannya, kuota haji yang diberikan pemerintah pusat untuk Aceh pada musim haji 2013 sebanyak 3.924 orang termasuk petugas. Sementara yang telah melunasi Biaya Perjalanan Ibadah Haji tercatat 2.382 orang.
Sumber | antara/waspada.co.id