JAKARTA - Mobil berwarna putih dianggap lebih cepat kotor, tapi sisi positifnya, mobil berwarna putih memiliki nilai jual terbaik.
Menurut perusahaan konsultan mobil CAP di Inggris , mobil berwarna putih sekitar lima persen lebih tinggi nilainya dibandingkan warna lain.
CAP seperti dikutip Daily Mail mengemukakan . Hal itu menandai perubahan stigma dealer yang kerap menggunakan slogan 'warna putih cuma tahan 60 hari 'untuk mencerminkan kekuatan nilai warna putih hanya sesaat.
Mobil berwarna biru berada di bawah nilai rata-rata pasar bahkan mendapatkan label populer 'azab biru'. CAP menganalisis pola kerja perdagangan ratusan ribu kendaraan selama lima tahun dan menemukan mobil berwarna putih tetap konsisten sebagai yang terbaik nilai jualnya.
Analisis itu juga mengungkapkan mobil berwarna hijau relatif tidak populer di pasar mobil bekas dan warna ungu banyak menguras ongkos pemilik. Hal itu menandakan mobil berwarna putih memiliki nilai lebih berharga setelah tiga tahun dibandingkan warna ungu.
Pemimpin Redaksi CAP Chris Crow mengatakan, "Selama lima tahun terakhir, mobil berwarna hitam, perak dan abu-abu sangat konsisten di pasar."
"Sebaliknya warna biru, jingga dan merah di bawah rata-rata sedangkan warna emas, hijau, merah tua dan turquoise adalah kesalahan besar yang akan merugikan pemilik sekitar empat dan enam persen terhadap patokan nilai perdagangan."
Nila, merah muda, ungu dan kuning termasuk baik dan mencerminkan pasar niche dan kerap mobil sporty yang menggunakannya.
"Namun mobil warna putihlah yang mengungguli seluruh warna mobil yang ada di pasar seperti mobil berwarna biru naik enam persen dan hijau naik delapan 8 tergantung jenis warna dan kondisi."
Penemuan ini akan membantu pembeli mobil baru mempertimbangkan nilai jual mobilnya di masa depan.