Beranda»Transportasi & Logistik»Efisiensi biaya transportasi logistik kurang dukungan Pemerintah

Efisiensi biaya transportasi logistik kurang dukungan Pemerintah

BISNIS ACEH
Rabu, 31 Oktober 2012 10:37 WIB

Ilustrasi pelabuhanFOTO : bisnis.comIlustrasi pelabuhan

SURABAYA - Asosiasi Logistik dan Forwader Indonesia (ALFI) Jawa Timur memetakan setidaknya ada dua persoalan penting terkait upaya peningkatan efisiensi biaya transportasi logistik di Jawa.

Dua persoalan itu pertama belum tersedianya infrastruktur yang memadai untuk jalur khusus bagi transportasi logistik seperti ruas jalan tol yang terkoneksi untuk wilayah Jawa.

Kedua, berupa keseriusan pemerintah dan pelaku usaha dalam mengintegrasikan dan merealisasikan konsep logistik intermoda di Indonesia secara umum dan Jawa secara khusus.

Kedua problem ini saat ini masih menjadi kendala utama untuk meningkatkan efisiensi distribusi barang, logistik serta petikemas di Jawa secara khusus dan Indonesia secara umum.

Artinya, bila dua masalah itu tidak dipecahkan dengan kebijakan yang holistik maka upaya efisiensi arus logistik tidak akan bisa dicapai,” kata Hengki Pratoko, Wakil Ketua DPW ALFI Jatim, Selasa (30/10/2025).

Hengki menyoroti upaya integrasi konsep logistik intermoda, darat, laut dan udara itu saat ini masih terbatas sosialisasi.

Belum ada upaya riil bagaimana langkah secara sistematis melakukan integrasi secara menyeluruh antar moda transportasi dalam angkutan barang, logistik dan petikemas.

"Ini menjadi domain pemerintah dan mesti didorong oleh pelaku usaha agar sistem angkutan intermoda di Indonesia bisa terwujud,” tegasnya.

 

Sumber : Bisnis



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda

Terbaru di Transportasi & Logistik

Close