Beranda»Ritel & Grosir»Peritel asing makin agresif ekspansi ke Indonesia

Peritel asing makin agresif ekspansi ke Indonesia

BISNIS ACEH
Kamis, 18 April 2026 06:38 WIB

[FOTO : bisnisaceh.com/H saky]">FOTO : bisnisaceh.com/H saky

JAKARTA - Masih banyak peritel asing diperkirakan masih akan masuk pasar Indonesia. Apalagi kalau melihat proyeksi pertumbuhan kelas menengah dan daya beli konsumen lokal dalam 15-20 tahun mendatang.

Menurut Country Head Jones Lang LaSalle Indonesia Todd Lauchlan di Jakarta, Rabu (17/4), semakin banyaknya peritel asing masuk ke Indonesia akan memberikan dampak positif bagi perkembangan sektor ritel dalam negeri.

Sementara itu, Kepala Riset Jones Lang LaSalle Anton Sitorus mengemukakan akan terdapat sejumlah peritel yang masuk ke pasar Indonesia.

Anton memaparkan, peritel asing berskala besar yang akan masuk ke Indonesia tahun 2013 ini antara lain adalah IKEA dengan lahan sebesar 40 ribu meter persegi di Alam Sutera.

Ia juga menuturkan, Indonesia menarik bagi peritel asing tersebut karena banyak data statistik Indonesia yang diperkirakan menjadi berlipat ganda pada beberapa dekade berikutnya.

Ia mencontohkan, saat ini diperkirakan terdapat 45 juta warga kelas menengah di Indonesia, dan diperkirakan akan bertambah tiga kali lipat menjadi 135 juta warga kelas menengah tahun 2030.

Pada periode yang sama, jumlah pendapatan per kapita Indonesia diperkirakan juga akan meningkat hampir dua kali lipat dari saat ini sebesar 3.500 dolar AS/kapita/tahun menjadi 6.000 dolar AS/kapita/tahun pada 2030.

Anton mengingatkan, masih banyak "pemain" global utama peritel internasional yang belum masuk dan mendirikan toko sendiri di Indonesia seperti Tesco (Inggris), Metro (Jerman), dan Kroger (AS).

Untuk "pemain" regional yang belum masuk antara lain Woolworths (Australia), Belle (China) dan Nitori (Jepang).

Namun, ujar dia, ekspansi peritel asing yang cukup agresif sampai beberapa tahun ke depan tidak akan berpengaruh langsung terhadap pertumbuhan harga sewa pusat perbelanjaan di Jakarta.

"Kenaikan harga sewa akan berjalan seiring pertumbuhan sales peritel dan tingkat hunian mal yang ada," katanya.

 

Sumber | investor/antara



Redaksi:
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: Marketing (0823 6230 8352)


Komentar Anda
Close