JAKARTA - Mie Aceh dan martabak Aceh merupakan dua makanan populer yang dikenal banyak orang. Namun selain hidangan tersebut, Aceh juga memiliki berbagai sajian lezat dengan bumbu rempah kuat.
Selain rempah, bumbu dapur khas Aceh terdiri dari asam sunti (belimbing wuluh kering), u lhe (kelapa gongseng) dan daun temurui (salam koja). Berikut beberapa sajian khas Aceh yang unik dan sedap.
1. Pliek U
Gulai pliek u merupakan salah satu makanan terkenal di Aceh Besar. Pliek u sendiri merupakan ampas kering dari pembuatan minyak kelapa melalui proses pembusukan dan pemerasan kandungan minyaknya. Pliek u digunakan sebagai bahan utama hidangan ini. Kebanyakan pembuatan gulai pliek u menggunakan santan, daun melinjo, buah melinjo, nangka muda, pepaya muda, kacang panjang dan daun jeruk. Kuah pliek u dapat ditambah juga dengan kerupuk kulit Aceh, sedikit udang dan irisan keumamah (ikan tongkol kering). Meski menggunakan santan, masakan bercitarasa pedas gurih ini bisa tahan sampai tiga hari.
2. Asam Keueng
Bila mencari makanan Aceh yang ringan tanpa santan, asam keueng atau asam pedas bisa jadi pilihan. Asam keung memiliki rasa asam pedas yang segar. Pemakaian asam sunti, cabai, dan potongan belimbing wuluh menambah kenikmatan sajian ini. Olahan asam keueng biasa terbuat dari ikan atau udang.
3. Sie Reuboh
Sie reuboh atau daging rebus khas Aceh ini memiliki rasa asam pedas dan gurih. Sie reuboh terbuat dari cabai merah, bawang putih, cabai rawit, cuka nipah, laos, kunyit dan garam. Biasanya sie reuboh dimasak dalam kuali tanah. Sajian sie reuboh bisa disimpan berbulan-bulan, dimana gajih daging akan menutupi permukaan masakan. Jika mau disantap, sie reuboh harus dipanaskan terlebih dahulu. Sie reuboh juga bisa digoreng bersama irisan bawang merah.
4. Kanji Rumbi
Kanji rumbi merupakan bubur berempah dari Aceh. Sajian ini banyak dihidangkan untuk berbuka puasa di bulan Ramadan. Untuk membuatnya, beras yang sudah direndam beberapa jam dimasak bersama bawang putih, sereh, kayu manis, jahe, udang, dan pekak. Kemudian ditambah kaldu ayam, santan dan bumbu-bumbu yang dibungkus dalam kain putih bersih seperti jinten, merica, kapulaga, adas manis. Selain udang, potongan daging dan kentang juga dimasukkan saat memasak kanji rumbi.
5. Gulai Sie Boh Panah
Gulai dari daging kambing, daging sapi, dan nangka muda ini merupakan makanan khas Aceh Besar. Bumbu yang dipakai pada gulai sie boh panah tidak sama dengan bumbu kari. Pada sajian ini, bawang merah, bawang putih dan jahe hanya diiris-iris saja. Meski tidak ada pemakaian santan, namun citarasa gulai sie boh panah sangat gurih karena adanya u lhe (kelapa gongseng halus). Gulai sie boh panah termasuk makanan favorit masyarakat Aceh.
6. Tumis Keumamah
Keumamah (ikan kayu) adalah ikan tongkol yang direbus dengan daun belimbing wuluh, garam dan air jeruk nipis. Ikan ini kemudian dijemur berhari-hari sampai kering dan mengeras seperti kayu. Sewaktu akan digunakan, ikan kayu direndam beberapa jam lalu disuwir-suwir. Kemudian ikan kayu ditumis dengan bumbu halus seperti ketumbar, jinten, adas merica, kelapa parut, jahe, cabai, dan bawang. Daun temurui, asam sunti dan santan juga dipakai saat memasak tumis keumamah. Tumis keumamah dapat dibuat berkuah atau kering. Tumis keumamah kering sering dibawa untuk perjalanan jauh.
7. Sie Itek
Secara harafiah, sie itek berarti daging bebek. Sajian bebek merupakan salah satu makanan favorit masyarakat Aceh. Rasa bumbu lezat kaya rempah membuat olahan bebek di Aceh tidak amis. Terdapat dua sajian sie itek yang populer yaitu masak merah dan masak putih (masak kurma). Sie itek masak merah memiliki citarasa pedas karena bumbu utamanya adalah cabai merah. Sedangkan sie itek masak putih warnanya mirip opor dengan rasa tak pedas. Hidangan sie itek semakin gurih dengan pemakaian kelapa gongseng.
8. Asam Udeung
Sambal asam udeung terbuat dari udang rebus yang dicincang kasar dan ditumis bersama daun jeruk, garam, cabai merah, cabai rawit dan belimbing wuluh. Asam udeung yang bercitarasa asam pedas ini populer juga dengan sebutan sambal ganja. Bukan karena sambal mengandung ganja tapi karena rasanya membuat ketagihan. Asam udeung enak disantap dengan nasi hangat dan lauk lainnya.
9. Payeh Bileh
Payeh bileh atau pepes teri basah memiliki rasa asam pedas. Teri basah dicampur dengan bumbu halus seperti asam sunti, bawang putih, cabe rawit, cabe merah, dan kunyit. Bawang goreng, cabe hijau iris, potongan belimbing wuluh dan minyak juga ditambahkan dalam campuran ini. Daun pisang kemudian digunakan untuk membuat pepes. Payeh bileh dikukus lalu dibakar sebentar. Teri basah bisa juga diganti dengan udang kecil atau potongan ikan kembung.
Sumber : detik