LHOKSUKON - Tembakau ini disebut tembakau lose. Selain tidak mudah didapat, tembakau ini juga sangat mahal harganya, per kilogram mencapai Rp320 ribu.
“Tembakau ini memang sulit didapat, kemudian harganya pun lebih mahal,” kata Diah, pedagang tembakau di pasar Kota Pantonlabu, kepada Bisnis Aceh, hari ini, Kamis.
Ia mengatakan, tembakau yang sering dipakai oleh kaum orang tua itu harganya juga ikut meroket dibandingkan dengan harga sebelumnya Rp280 ribu per kilogramnya.
Perbedaan kenaikan dari harga Rp280 ribu menjadi Rp320 ribu ini disusul akibat kelangkaan barang di pasaran. “Dua pekan lalu, harganya cuma Rp280 ribu karena barang mudah didapat,” katanya.
Jenis tembakau itu ada dua macam. Selain disebut Lose, ada juga tembakau suntil yang bentuknya agak serupa. Namun harga tembakau suntil hanya dijual Rp160 ribu per kilogramnya.
Selama harga tembakau lose itu mengalami kenaikan maka hasil jualan pedagang juga rumit. Pengakuan pedagang, per hari hanya terjual Rp400 ribu namun sebelumnya sempat terjual lebih dari pada itu.