BANDA ACEH - Wakil Gubernur Aceh Muzakir Manaf mengatakan, dirinya dan pihak terkait akan melakukan evaluasi dan telaah terkait dengan sejumlah proyek yang dinilai berpotensi bermasalah nantinya.
Hal ini dikatakan Mualem sapaan akrab Wagub Aceh usai meninjau sejumlah proyek di Kabupaten Gayo Lues.
"Tentu saja akan ada penilaian terhadap sejumlah proyek yang saya temui progresnya sangat lambat," kata Wagub.
Namun, terang Wagub, dalam penilaian tentu saja tetap menggunakan kerangka pertimbangan yang matang, dengan melihat kondisi objektif yang dilapangan.
Wagub mencontohkan, beberapa proyek di Kabupaten Simeulue yang terlambat pengerjaannya dikarenakan pasokan BBM yang sagat minim di kabupaten kepulauan tersebut. Hal ini ditambah lagi dengan tidak beroperasinya sebuah satu unit fery penyeberangan yang saat ini sedang docking (perbaikan-red)
di Sabang.
Kendala-kendala yang disebabkan oleh faktor alam tersebut tentu saja akan dipertimbangkan.
"Dalam klausul kontrak tentu saja sudah memuat beberapa perjanjian terkait kendala teknis dan non-teknis maupun kendala alam," sebutnya.
Namun satu hal yang harus dipahami oleh para rekanan, tegas Wagub bahwa tanggal 15 Desember adalah batas akhir atau lazim kita sebut 'mati anggaran'.untuk itu kami selalu mewanti-wanti agar rekanan dapat bekerja cepat, sesuai waktu dan harus tetap memperhatikan kualitas," pungkas Mualem.