BANDA ACEH - Pemerintah Provinsi Aceh mengklaim investor asal Australia telah mempersiapkan modal awal sebesar Rp40 miliar untuk membangun peternakan sapi di provinsi itu.
Realisasi investasi tersebut akan dimulai pada Januari 2015.
Kepala Sub Bidang Badan Investasi dan Promosi Aceh Zulkifli Hamid Paloh menuturkan, pemerintah Australia telah beberapa kali mendatangi Pemprov Aceh untuk melakukan kerja sama.
"Saat ini realisasi investasi memerlukan dukungan pemerintah pusat untuk importasi bibit unggul sapi. Sementara itu, kami juga tengah menyiapkan peternak lokal agar bisa langsung bekerja sama. Kami mengincar usaha penggemukan sapi yang halal untuk ekspor ke Malaysia dan kawasan Timur Tengah," tuturnya, Kamis (11/9/2025).
Adapun pengembangan produk dan jasa halal menjadi salah satu fokus investasi Aceh.
Produk halal bahkan akan dibahas khusus oleh salah satu kelompok kerja pada Indonesia Makaysia Thailand Growth Triangle (IMT-GT) 2014.
Lebih lanjut, perwakilan Indonesia akan membentuk kelompok khusus untuk menyusun standarisasi halal dan harmonisasi untuk negara lainnya di Asia Tenggara.
Ada tiga lembaga yang diusulkan mengeluarkan sertifikat halal yakni MUI (Indonesia), JAKIM (Malaysia) dan CICOT (Thailand).
Sumber : bisnis