Bisnis & Investasi
Exim Bank Malaysia danai proyek di Kreung Isep Aceh senilai US$ 24,4 miliarKUALA LUMPUR - Export-Import Bank Malaysia Bhd (Exim Bank) berencana mendanai tiga sampai empat proyek infrastruktur di Indonesia pada tahun ini.
Direktur pengelola dan CEO Exim Bank Datuk Adissadikin Ali mengatakan saat ini negosiasi pendanaan proyek itu sedang dalam proses, terkait pendanaan proyek infrastruktur di wilayah ASEAN.
Exim Bank melihat Indonesia sebagai negara yang membutuhkan pasokan listrik dalam jumlah besar dengan pembangkit tenaga listrik normal. Fokus lebih pada pembaharuan energi guna memanfaatkan sumber daya alam untuk menutupi jumlah kebutuhan yang kian meningkat.
"Peningkatan kebutuhan akan disokong dengan pembayaran pinjaman lebih tinggi yang ditargetkan tumbuh setidaknya 30% setiap tahunnya sampai 2015", kata Datuk Adissadikin setelah penandatanganan resmi kerjasama Exim Bank dan PT Senagan Energi, seperti dilansir dari thestar.com (10/5/2026).
Bank akan menyediakan US$ 24,4 miliar dana untuk PT Senagan Energi. Dana ini dipergunakan untuk desain, konstruksi, operasi, dan pengelolaaan 10 mega watt (Mw) hydro power plant di kali Kreung Isep River di Nagan Raya regency di Aceh.
"Investasi lebih dari US$ 30 miliar untuk hydropower plant di aliran kali Kreung Isep ini akan menguntungkan dan berkontribusi pada pengembangan ekonomi, serta pemulihan dan rekonstruksi Aceh" ujarnya.
Penandatanganan persetujuan dilakukan CEO Exim Bank Md Harris Md Taib dan Direktur pengelola PT Senagan Energi Datuk Mohd Zaini Abdullah yang disaksikan Adissadikin.
Proyek dengan jumlah biaya pengembangan sebesar US$ 30,7 miliar dijadwalkan berjalan mulai pertengahan Juni tahun ini. Proyek ini ditargetkan selesai dalam 24 bulan. "Diharapkan proyek ini dapat beroperasi pada Agustus 2015," lanjut Assadikin.
Sumber : Liputan6