BANDA ACEH - Kepala Badan Investasi dan Promosi Aceh, Iskandar mengatakan bahwa ada beberapa strategi yang sudah disiapkan pihaknya untuk mendorong pertumbuhan investasi di Aceh dapat ditingkatkan.
"Aceh ini kan kondisinya tertinggal jauh dibandingkan dengan provinsi lain, konflik Aceh dan tsunamy merupakan hal yang menyebabkan Aceh tertinggal, karenanya dibutuhkan ,treatment' (perlakuan-red) yang berbeda untuk Aceh," katanya kepada Bisnis Aceh hari ini, Rabu.
Ia menjelaskan, perlakuan yang berbeda dimaksudkan dengan melihat bahwa Aceh sebagai spesial case, sehingga diperlukan upaya-upaya serius untuk membenahi infrastruktur dan suprasruktur investasi di Aceh.
"Salah satunya adalah deregulasi, perlu ada perubahan aturan-aturan yang terkait dengan investasi di Aceh yang selama ini kita pandang justru menghambat proses masuknya investasi luar ke Aceh," ujarnya.
Selain itu juga, paket promosi potensi Aceh harus lebih ditingkatkan dari yang sudah dilakukan hari ini.
"Dana promosi potensi investasi Aceh harus lebih maksimlah," tuturnya.
Selain itu juga, tambahnya, penyiapan data dan informasi mengenai peta potensi dan juga database penunjang investasi juga harus disiapkan dengan sedemikian rupa, untuk mendukung promosi.
"Pondasi data dan informasi investasi Aceh juga belum kuat, ini juga persoalan yang akan kita kuatkan kedepan," tandasnya.