Home»Artikel»Investasi emas lebih menguntungkan

Investasi emas lebih menguntungkan

Eka Rusman Diansyah ~ Praktisi
Selasa, 07 Agustus 2012 23:07 WIB

Sudah sekian lama, masyarakat menjadikan emas sebagai salah satu investasi yang menguntungkan. Harga emas dari tahun ke tahun selalu naik jika di bandingkan dengan mata uang apapun di dunia ini, emas juga merupakan investasi yang bebas dari inflasi, coba perhatikan saja harga kambing, atau ongkos naik haji, jika kita rupiahkan, harga kambing di tahun 2000 pasti sangat murah di banding dengan harga kambing sekarang, demikian juga ongkos naik haji, mungkin di tahun 2000, ongkos naik haji mungkin hanya Rp. 10 jt, dan pada tahun 2012 sudah menjadi Rp. 30 jt lebih. Tetapi jika kita konversikan dalam bentuk emas, tidak ada perubahan harga kambing dan ongkos naik haji dari tahun ke tahun, tahun 2000 harga jual kambing sekitar 1 mayam emas (3,3 gram), sekarang pun demikian, untuk naik haji pun, tahun 2000, ongkos naik haji sekitar sama dengan 250 gr emas, sekarangpun masih tetap sama.

harga emas juga tidak begitu terpengaruh oleh gejolak ekonomi dunia, masih belum lupa dari ingatan kita, tahun 1998, dunia dihantam oleh krisis global, banyak mata uang negara-negara dunia ambruk, begitu juga dengan pasar modal dan bisnis perbankan, semuanya kacau balau. akan tetapi, emas masih tetap tidak mengalami perubahan harga, bahkan harga emas cenderung naik. Jika kita melihat grafik pergerakan harga emas dunia, di tahun 2008 harga emas berkisar $628/oz t (1 troy once = 31,1 gr), tidak pernah turun hingga mencapai titik tertinggi pada september 2011 pada harga $1920/oz t. Coba bayangkan berapa keuntungan jika kita menyimpan emas dari tahun 2008 sampai sekarang.

Secara teknikal (analisa chart), trend kenaikan harga emas dunia memang sudah berubah menjadi trend turun, tetapi perubahan trend tersebut tidak membuat harga emas dunia jatuh sama sekali. Selama beberapa bulan setelah kenaikan tertinggi pada bulan September 2011 pada titik $1920/oz t, harga sempat menyentuh titik terendah(support) di harga $1528/oz t, titik terendah ini sudah beberapa kali tersentuh, dan harga mengalami kenaikan kembali setelah titik terendah ini tersentuh, bisa dikatakan bahwa titik support $1528/oz t merupakan titik support kuat, yang kemungkinan sulit untuk ditembus dengan kata lain, harga emas akan sulit untuk turun di bawah $1528/oz t.

Masa-masa konsolidasi harga seperti saat ini memang lebih baik dihindari bagi para investor untuk masuk ke pasar, karena harga emas masih mencari trend baru yang akan dibentuk, bisa saja harga emas akan turun jika menembus ke bawah support kuatnya di harga $1528. Belum lagi dengan kondisi fundamental perekonomian dunia saat ini yang masih mengalami perlambatan.

Krisis utang negera-negara Uni Eropa masih merupakan faktor utama yang menjadi penggerak harga emas, negara-negara Uni Eropa masih menunggu keputusan jerman untuk menyetujui penggunaan fasilitas dana talangan eropa untuk membantu negara-negara yang terkena krisis utang, keputusan tersebut akan keluar pada bulan september tahun ini. Demikian juga dengan isu-isu stimulus lanjutan yang akan dilakukan oleh Bank Central Amerika (The Fed) untuk mendorong pertumbuhan ekonomi mereka. Investor-investor dunia saat ini berharap agar The Fed segera mengambil langkah-langkah strategis untuk meningkatkan kembali pertumbuhan ekonomi di Amerika.


Related Items

    Redaksi:
    Informasi pemasangan iklan
    Hubungi: No Telp.


    Komentar Anda
    Close